Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GOOGLE secara resmi memperkenalkan generasi terbaru Tensor Processing Units (TPU) dalam konferensi tahunan komputasi awan (cloud computing) di Las Vegas, Rabu waktu setempat. Peluncuran ini menandai langkah besar Google dalam memperkuat infrastruktur kecerdasan buatan (AI) sekaligus mengurangi ketergantungan pada unit pemroses grafis (GPU) buatan Nvidia yang saat ini mendominasi pasar.
Langkah Google ini sejalan dengan tren perusahaan teknologi raksasa lainnya, seperti Amazon, yang mulai memproduksi cip AI rancangan sendiri guna memegang kendali penuh atas desain dan performa teknologi mereka.
CEO Google, Sundar Pichai, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari kebutuhan akan infrastruktur yang lebih tangguh untuk menangani beban kerja AI yang semakin kompleks. Dalam era "agen AI", asisten digital yang mampu menjalankan tugas komputasi secara mandiri, perangkat keras harus berevolusi secara drastis.
"Di era agen AI, infrastruktur perlu berevolusi untuk menangani beban kerja AI yang paling menuntut," kata Sundar Pichai dalam sebuah unggahan blog resmi. "Tahun ini, kami menghadirkan generasi kedelapan dari Tensor Processing Units kami dengan pendekatan cip ganda (dual chip)."
Generasi kedelapan TPU ini hadir dengan dua fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. Cip pertama dioptimalkan khusus untuk melatih model bahasa besar (Large Language Models) yang menjadi otak di balik kecerdasan buatan. Sementara itu, cip kedua dirancang khusus untuk proses penalaran dan pengambilan keputusan yang disebut sebagai "inferensi", proses yang digunakan agen AI untuk merespons perintah pengguna.
Kepala unit Google Cloud, Thomas Kurian, mengungkapkan bahwa pengembangan TPU ini dilakukan melalui kemitraan strategis dengan produsen semikonduktor Broadcom. Perangkat keras terbaru ini dijadwalkan akan tersedia bagi pelanggan layanan cloud Google pada akhir tahun ini.
Pasar cip AI dunia saat ini tengah memanas. Sebelum pengumuman Google, Nvidia telah lebih dulu mengumumkan produksi GPU terbaru mereka yang diberi nama Vera dan Rubin. Di saat yang hampir bersamaan, raksasa komputasi awan Amazon juga meluncurkan prosesor kustom generasi terbaru bertajuk Trainium.
Meski Google, Amazon, dan Microsoft terus berlomba mengembangkan cip buatan sendiri, ketiga perusahaan tersebut diketahui masih mengintegrasikan GPU Nvidia ke dalam infrastruktur komputasi mereka untuk memenuhi permintaan pasar yang sangat tinggi terhadap teknologi AI. (AFP/Z-2)
Indonesia mulai menempati posisi strategis dalam industri semikonduktor global seiring pergeseran rantai pasok ke Asia Tenggara.
Alphabet (Google) berencana menghimpun dana melalui obligasi untuk mendanai infrastruktur AI.
CEO Alphabet Sundar Pichai menilai pertumbuhan investasi kecerdasan buatan (AI) saat ini irasional.
BOS Google, Sundar Pichai, dilaporkan mengumumkan bahwa 2025 akan menjadi tahun yang penuh tantangan bagi Google. Hal itu diumumkan Pichai di hadapan karyawannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved