Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ERA gambar AI yang dipenuhi dengan kesalahan ejaan konyol tampaknya telah berakhir. OpenAI baru saja memperkenalkan ChatGPT Images 2.0, model generasi gambar terbaru yang membawa lompatan besar dalam hal akurasi teks dan detail visual.
Hanya dalam waktu dua tahun sejak DALL-E 3 mendominasi pasar, teknologi AI generatif berevolusi dari sekadar mencoba meniru pola visual menjadi sistem yang mampu memahami konteks bahasa di dalam gambar. Jika sebelumnya model AI kesulitan mengeja menu restoran Meksiko, ChatGPT Images 2.0 kini mampu menghasilkan desain menu yang siap cetak tanpa kesalahan tipografi yang mencolok.
Secara historis, generator gambar AI menggunakan diffusion models. Teknologi ini bekerja dengan merekonstruksi gambar dari noise (gangguan visual). Menurut Asmelash Teka Hadgu, CEO Lesan AI, teks dalam gambar sering kali dianggap sebagai bagian piksel yang sangat kecil, sehingga model cenderung mengabaikan detail huruf demi pola visual yang lebih besar.
Namun, para peneliti kini beralih ke autoregressive models. Berbeda dengan model difusi, model ini berfungsi lebih mirip dengan Large Language Model (LLM) yang membuat prediksi tentang bagaimana seharusnya gambar terlihat, termasuk susunan karakter teks di dalamnya.
OpenAI mengungkapkan bahwa model baru ini dilengkapi dengan kemampuan berpikir (thinking capabilities). Fitur ini memungkinkan AI untuk:
Selain itu, Images 2.0 memiliki pemahaman yang jauh lebih kuat terhadap teks non-Latin, termasuk bahasa Jepang, Korea, Hindi, dan Bengali. Dengan dukungan resolusi hingga 2K, model ini mampu menangani elemen halus seperti ikonografi, elemen antarmuka pengguna (UI), dan komposisi padat yang biasanya membuat model AI lama mengalami kegagalan (glitch).
Baca juga : Cara Download ChatGPT untuk Windows Aplikasi Resmi vs Versi Web
OpenAI mengonfirmasi bahwa seluruh pengguna ChatGPT dan Codex akan mulai mendapatkan akses ke Images 2.0 mulai Selasa (21/4). Pengguna berbayar akan mendapatkan prioritas untuk output yang lebih canggih dan resolusi tinggi.
Bagi para pengembang, OpenAI juga merilis API gpt-image-2. Skema harga untuk penggunaan API ini akan bergantung pada kualitas dan resolusi gambar yang dihasilkan. Perlu dicatat bahwa basis pengetahuan model ini memiliki batas waktu (knowledge cutoff) hingga Desember 2025, yang mungkin memengaruhi akurasi gambar yang berkaitan dengan peristiwa berita yang sangat baru. (TechCrunch/I-2)
ChatGPT Images 2.0 OpenAI populer di Indonesia. Simak tren penggunaan, fitur terbaru, hingga panduan membuat stiker dan foto nostalgia SMA 90-an.
OpenAI resmi merilis ChatGPT Images 2.0 dengan fitur ImageGen 2.0. Tersedia di Indonesia untuk pengguna Free hingga Pro dengan kualitas gambar 4K.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Images 2.0 dengan kemampuan teks multibahasa (Hindi, Bengali) dan visual ultra-realistis. Simak fitur dan keunggulannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved