Kamera 3D Blackmagic URSA Cine Immersive Resmi Dirilis, Berikut Spesifikasinya

Reynaldi Andrian Pamungkas
21/4/2026 16:10
Kamera 3D Blackmagic URSA Cine Immersive Resmi Dirilis, Berikut Spesifikasinya
Blackmagic URSA Cine Immersive(Doc Blackmagic)

DUNIA sinematografi digital baru saja memasuki babak baru dengan kehadiran teknologi video imersif. Jika Anda adalah kreator yang mengincar ekosistem Apple Vision Pro, Blackmagic URSA Cine Immersive adalah jawaban yang selama ini dinantikan. Kamera ini bukan sekadar alat rekam biasa, melainkan sistem kamera komersial pertama yang dirancang khusus untuk menangkap video spasial dengan standar sinema.

Mengenal Blackmagic URSA Cine Immersive

Blackmagic URSA Cine Immersive dirancang untuk mendukung alur kerja Apple Immersive Video. Kamera ini dilengkapi dengan sistem lensa stereoskopik tetap yang sudah terkalibrasi secara presisi ke sensor gambar 8K yang masif. Dengan integrasi ini, kreator dapat menghasilkan konten dengan sudut pandang 180 derajat yang sangat realistis.

Spesifikasi Utama

Fitur Detail Spesifikasi
Sistem Sensor Dual Sensor 8K untuk stereoskopik 3D
Resolusi 8160 x 7200 per mata
Dynamic Range 16 Stops
Format Rekam Blackmagic RAW (BRAW) Immersive
Penyimpanan Blackmagic Media Module 8TB

Saat ini, data spesifikasi rinci dan harga resmi dalam Mata Uang Rupiah masih dalam tahap validasi karena produk ini menyasar pasar profesional global dengan distribusi terbatas.

Kelebihan dan Kekurangan

Keunggulan

  • Integrasi Apple Ecosystem: Satu-satunya kamera yang mendukung alur kerja "end-to-end" untuk Apple Immersive Video.
  • Kualitas Sensor Tinggi: Menggunakan sensor RGBW yang memberikan reproduksi warna luar biasa dan detail bayangan yang tajam.
  • Workflow Efisien: Dukungan DaVinci Resolve yang diperbarui memungkinkan editing video 3D imersif tanpa perlu proses stitching yang rumit.

Tantangan

  • Lensa Fixed: Penggunaan lensa stereoskopik tetap berarti fleksibilitas focal length terbatas dibandingkan kamera URSA standar.
  • Ukuran File: Merekam dua aliran data 8K secara simultan membutuhkan infrastruktur penyimpanan data yang sangat besar dan cepat.
  • Segmentasi Niche: Alat ini sangat spesifik untuk produksi konten VR/AR, bukan untuk produksi film layar lebar konvensional.

Mengapa Ini Penting bagi Industri?

Sebelum adanya URSA Cine Immersive, pembuatan konten untuk perangkat seperti Apple Vision Pro memerlukan rig kamera kustom yang sangat kompleks dan proses pascaproduksi yang memakan waktu berhari-hari hanya untuk menyatukan (stitching) gambar. Blackmagic menyederhanakan proses ini, memungkinkan sutradara fokus pada cerita, bukan pada kendala teknis sinkronisasi dua kamera.

Hingga saat ini, informasi mengenai ketersediaan unit di pasar Indonesia masih menunggu konfirmasi dari distributor resmi. Mengingat target pasarnya adalah rumah produksi kelas atas, harga perangkat ini diperkirakan akan berada di level premium yang setara dengan sistem kamera sinema high-end lainnya. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya