Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ROKET terbaru milik Blue Origin, New Glenn, terpaksa dilarang terbang sementara (grounded) setelah Federal Aviation Administration (FAA) memerintahkan investigasi mendalam terkait insiden kegagalan peluncuran satelit. Perusahaan kedirgantaraan yang didirikan oleh pendiri Amazon, Jeff Bezos, tersebut gagal menempatkan satelit AST SpaceMobile ke orbit yang dituju.
CEO Blue Origin, Dave Limp, mengungkapkan kegagalan tersebut disebabkan kurangnya "dorongan yang memadai" pada salah satu mesin roket. Akibat kegagalan misi ini, harga saham AST SpaceMobile merosot lebih dari 6% pada hari Senin.
"Kami jelas tidak memenuhi misi yang diinginkan pelanggan kami dan yang diharapkan oleh tim kami," ujar Limp dalam pernyataannya.
Insiden yang terjadi pada hari Minggu tersebut kini sedang dalam tahap penyelidikan oleh Blue Origin dengan pengawasan ketat dari FAA. Otoritas penerbangan Amerika Serikat tersebut menegaskan akan terlibat dalam setiap langkah proses investigasi untuk memastikan keamanan di masa depan.
"FAA mewajibkan Blue Origin untuk melakukan investigasi kecelakaan (mishap). FAA akan mengawasi investigasi yang dipimpin oleh Blue Origin, terlibat dalam setiap langkah proses, dan menyetujui laporan akhir Blue Origin, termasuk tindakan perbaikan apa pun," jelas juru bicara FAA.
Limp menambahkan bahwa penyelidikan ini akan memungkinkan Blue Origin untuk belajar dari data yang ada dan menerapkan perbaikan yang diperlukan agar roket New Glenn dapat segera kembali beroperasi. FAA akan menentukan kapan New Glenn diizinkan meluncur kembali berdasarkan temuan investigasi tersebut.
Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi Blue Origin, mengingat operasi pada hari Minggu tersebut baru merupakan penerbangan ketiga bagi roket New Glenn. Padahal, perusahaan sebelumnya menargetkan sebanyak 12 kali peluncuran pada tahun ini.
Satelit milik AST yang dibawa roket tersebut dirancang untuk ditempatkan di orbit bumi rendah guna mendukung konektivitas telepon seluler. Karena tidak mencapai orbit yang ditentukan, satelit tersebut dinyatakan tidak dapat digunakan. Meski AST menyatakan kerugian ini akan ditanggung oleh asuransi, mereka belum merinci total nilai kerugian yang dialami.
Kegagalan ini juga memperlambat persaingan Blue Origin dalam pasar internet satelit yang semakin kompetitif. Saat ini, Blue Origin tengah mempersiapkan proyek "TerraWave", sementara Amazon juga baru saja mengakuisisi produsen satelit senilai US$11 miliar untuk membangun proyek bernama "Leo".
Kedua proyek tersebut berupaya mengejar ketertinggalan dari Starlink milik Elon Musk, yang telah memiliki ribuan satelit operasional di orbit dan mendominasi pasar konektivitas global melalui SpaceX. (BBC/Z-2)
NASA telah membentuk Planetary Defense Coordination Office sejak 2016 untuk memantau objek-objek dekat Bumi (near-Earth objects/NEO).
Amazon umumkan investasi raksasa $200 miliar untuk AI dan robotika tahun 2026. Langkah ini kontras dengan pemangkasan sepertiga staf di Washington Post milik Jeff Bezos.
The Washington Post mengumumkan PHK massal terhadap 33% karyawannya. Langkah ini memicu kritik tajam, termasuk dari mantan pemimpin redaksi Marty Baron.
Washington Post umumkan PHK massal yang berdampak pada sepertiga staf. Restrukturisasi Jeff Bezos ini memicu kritik atas masa depan jurnalisme berkualitas.
Jeff Bezos melalui Blue Origin umumkan proyek TeraWave, jaringan satelit internet berkecepatan 6 Tbps untuk tantang dominasi Starlink milik Elon Musk.
Blue Origin, perusahaan antariksa milik Jeff Bezos, mengumumkan roket besar mereka, New Glenn, akan memulai debutnya pada 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved