Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN teknologi Adobe resmi merilis pembaruan keamanan darurat untuk perangkat lunak Acrobat dan Acrobat Reader setelah ditemukan kerentanan zero-day kritis yang tengah dieksploitasi secara aktif di dunia nyata. Pembaruan ini tersedia sejak Sabtu (11/4).
Celah keamanan yang diberi kode CVE-2026-34621 ini memiliki skor CVSS 8,6 dari 10, yang menandakan tingkat keparahan tinggi. Jika berhasil dimanfaatkan, kerentanan tersebut memungkinkan penyerang menjalankan kode berbahaya pada sistem korban.
Kerentanan ini dikategorikan sebagai prototype pollution (CWE-1321), yakni celah pada JavaScript yang memungkinkan pelaku memanipulasi struktur objek dan properti dalam aplikasi. Dampaknya tidak hanya sebatas kebocoran data, tetapi juga dapat berkembang menjadi eksekusi kode arbitrer.
Adobe mengakui pihaknya telah mengetahui adanya eksploitasi aktif terhadap celah ini. Artinya, serangan kemungkinan sudah terjadi sebelum pembaruan keamanan dirilis.
Temuan ini diperkuat oleh peneliti keamanan sekaligus pendiri EXPMON, Haifei Li, yang sebelumnya mengungkap adanya eksploitasi zero-day melalui dokumen PDF berbahaya. Serangan tersebut dilakukan dengan menyisipkan kode JavaScript berbahaya yang aktif saat file dibuka di Adobe Reader.
Bahkan, terdapat indikasi kerentanan ini telah dimanfaatkan sejak Desember 2025, sebelum akhirnya diperbaiki Adobe.
Adobe menyebutkan sejumlah versi perangkat lunak yang terdampak dan perlu segera diperbarui, yaitu:
Pengguna yang mengaktifkan pembaruan otomatis akan menerima patch secara langsung. Sementara itu, pembaruan manual dapat dilakukan melalui menu Help > Check for Updates di aplikasi, atau dengan mengunduh versi terbaru dari situs resmi Adobe.
Langkah cepat dalam merilis patch ini menjadi bagian dari respons standar terhadap ancaman siber, khususnya untuk kerentanan zero-day yang berisiko tinggi. Mengingat Acrobat dan Acrobat Reader merupakan perangkat lunak yang широко digunakan, potensi dampaknya juga sangat luas.
Para pengguna disarankan untuk segera memperbarui aplikasi mereka guna mencegah risiko serangan, terutama karena celah ini telah terbukti dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. (The Hacker News/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved