Pemandian Uap Tertua Berasal dari Suku Maya

MI
16/1/2019 07:45
Pemandian Uap Tertua Berasal dari Suku Maya
(MI/Duta)

PARA arkeolog menemukan pemandian uap kuno yang mungkin digunakan suku Maya untuk ritual keagamaan ataupun relaksasi. Situs bersejarah itu diketahui berusia lebih dari 2.500 tahun.

Pemandian uap ditemukan di kota Maya kuno yang sekarang dikenal sebagai Guatemala.

Ditemukan pula bejana keramik yang terpecah-pecah dan alat obsidian pada artefak yang digunakan untuk ritual.

"Ini salah satu pemandian uap tertua di Mesoamerika. Hampir seluruhnya diukir dalam batuan kapur," ujar Jaroslaw Zralka, anggota tim arkeolog, asisten profesor di Universitas Jagiellonian di Krakow, Polandia.

Sebelumnya, tim arkeolog menemukan pemandian uap lima tahun lalu. Awalnya mereka berpikir situs bersejarah tersebut sebuah makam.

Suku Maya kuno dan modern mengasosiasikan pemandian uap dengan aktivitas ritual.

"Secara bertahap kami melanjutkan penggalian, mengungkap bagian-bagian lain dari struktur situs. Kami menyimpulkan itu pemandian uap," imbuh arkeolog lainnya, Wieslaw Koszkul. (Livescience/Tes/X-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya