Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus naik 89 sen atau 2,1% menjadi ditutup pada US$43,08 per barel di London ICE Futures Exchange.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus naik 80 sen atau hampir dua persen menjadi ditutup pada US$41,51 per barel.
Minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik US$1,24 atau 3,1% menjadi ditutup pada US$40,96 per barel.
Minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik 99 sen atau 2,6%, menjadi US$39,72 per barel di London ICE Futures Exchange.
Minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik 38 sen atau 0,9% menjadi ditutup pada US$41,18 per barel di London ICE Futures Exchange.
Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus kehilangan US$1,50 atau 3,6% menjadi ditutup pada US$40,80 per barel di London ICE Futures Exchange, London.
Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus naik US$2,31 atau 5,8%, menjadi ditutup pada US$42,30 per barel di London ICE Futures Exchange.
OPEC dan OPEC+ sedang berdebat kapan akan mengadakan pembicaraan tingkat menteri untuk membahas kemungkinan perpanjangan dari pemotongan yang ada.
"Ada antisipasi bahwa OPEC+ akan setuju untuk memperpanjang level mereka saat ini selama dua bulan lagi."
Harga minyak mendapat dukungan setelah berita bahwa Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia, yang dikenal sebagai OPEC+, bergerak lebih dekat ke kompromi.
Trump memberi tahu Putin tentang pertimbangannya mengenai kemungkinan undangan kepala negara Rusia, Australia, India, dan Korea Selatan, kata Kremlin dalam sebuah pernyataan.
Pergerakan minyak mentah AS itu mempersempit premi Brent atas WTI ke level terendah sejak pertengahan April.
Kelompok yang dikenal sebagai OPEC+ ini memangkas produksi hampir 10 juta barel per hari (bph) pada Mei dan Juni.
Minyak mentah berjangka Brent untuk penyerahan Juli naik US$1,10 atau 3,2%, menjadi menetap pada US$35,75 per barel.
"Butuh dua bulan bagi WTI untuk membersihkan reruntuhan dari pertemuan Maret (OPEC +) pada Maret," kata Bob Yawger, direktur berjangka energi di Mizuho di New York.
Selama sepekan, minyak mentah AS (WTI) melonjak 19,7% dan minyak mentah Brent naik 5,2% setelah diguyur dengan berita-berita bullish.
Harga minyak mentah telah naik dalam dua minggu terakhir ketika beberapa negara melonggarkan pembatasan virus korona untuk memungkinkan pabrik dan toko dibuka kembali.
OPEC dan sekutu-sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, pada April memutuskan untuk memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari (bph) untuk Mei dan Juni.
Arab Saudi mengatakan pada Senin (11/5) akan menambah pemotongan yang ada dengan mengurangi produksi lagi satu juta barel per hari bulan depan.
Harga minyak di pasar AS dan London terus turun ke level yang tidak terlihat sejak tahun 2002.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved