Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Melalui media sosial juga pelaku yang juga korban satu-satunya pada ledakan Kartasura tersebut diajarkan tentang alat-alat kekerasan, termasuk membuat petasan.
Kedua orangtua pelaku mengetahui aktivitas yang dilakukan anak mereka dan bahkan sempat memperingatkan dia.
Pelaku diketahui belajar sendiri cara membuat bahan peledak dan diaplikasikan sendiri di rumahnya.
Mereka mendukung Polri mengusut lebih lanjut kasus tersebut.
Sebelum terjadinya peristiwa ledakan bom bunuh diri di Pos Pantau Kartasura, RA keluar dari rumahnya tanpa pamit kepada orang tuanya.
Menurutnya, masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan hal-hal yang sulit dan pada waktunya akan paham.
Bukti bahwa masyarakat Jateng tidak takut dengan aksi teror bom bunuh diri itu adalah aktivitas terjadi seperti biasa dan tidak terjadi kepanikan maupun trauma di kalangan masyarakat.
Namun, penyidik Densus 88 Antiteror masih belum meminta keterangan dari RA dan masih menunggu kondisi kesehatan RA pulih.
Menurut MUI, Islam jelas-jelas mencela praktik bom bunuh diri.
Tidak ada penambahan personel yang ditempatkan pascateror bom tersebut.
Sekitar pukul 23.45 WIB, terjadi ledakan yang mengakibatkan pelaku roboh dan luka-luka di depan pos.
Dari hasil olah TKP dan sejumlah barang bukti yang disita dari rumah orangtua RA, disimpulkan bom pinggang yang digunakan RA memiliki daya ledak rendah.
Dari informasi warga, Rofik diduga pergi bersama teman-temannya selama menghilang dari rumah.
Ketua RT 01/ RW 02 Kranggan Kulon, Wirogunan Joko Suwanto mengaku Rofik diketahui berubah usai lulus MAN dan kemudian bekerja di Kota Solo.
Polisi menduga pelaku beraksi di bulan Ramadan karena doktrin yang menganggap aksi di bulan suci membuat mereka mati syahid dan masuk surga.
Ganjar meminta masyarakat Jateng tetap beraktivitas normal seperti hari-hari biasa.
Pelaku yang diketahui bernama Rofik Asharudin, 22, dibawa menggunakan ambulans dengan pengawalan ketat dari anggota Densus 88 Antiteror serta Brimob Polda Jateng.
Meski begitu, petugas tetap melaksanakan tugas dalam rangka mengatur kelancaran arus lalu lintas di persimpangan yang mempertemukan kendaraan dari arah Solo, Semarang, dan Yogyakarta itu.
Korban yang diduga juga pelaku ini tinggal bersama orangtuanya di Kampung Kranggan RT 01 RW 02, Desa Wirogunan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
Proses yang saat ini dilakukan petugas kepolisian, yaitu melakukan olah TKP untuk menentukan jenis bahan peledak, komposisi, dan profil pelaku.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved