Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Yen melonjak ke tertinggi satu minggu terhadap dolar, sementara franc Swiss naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua bulan terhadap greenback.
Mata uang safe-haven yen Jepang menguat terhadap dolar, membalikkan kerugian beberapa hari terakhir karena sentimen risiko naik seiring dengan meningkatnya harapan pemulihan ekonomi.
Pada penutupan perdagangan Senin (8/6), nilai tukar rupiah melemah tipis 8 poin atau 0,05% di level Rp 13.885 per dolar AS. Nilai tukar mata uang regional mengalami konsolidasi terhadap dolar AS.
Laporan ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan tingkat pengangguran turun menjadi 13,3% bulan lalu dari 14,7% pada April, merupakan yang tertinggi pasca Perang Dunia Kedua.
Rencana pemerintah untuk mulai melonggarkan perekonomian juga memberikan harapan dan meningkatkan kepercayaan pasar.
Euro melonjak ke level tertinggi 12-minggu terhadap dolar AS setelah ECB meningkatkan ukuran Program Pembelian Darurat Pandemi (PEPP) menjadi 1,35 triliun euro (US$1,52 triliun).
Greenback menguat 1,06% terhadap yen Jepang menjadi 108,72 yen, tertinggi sejak 9 April.
Pelaku pasar mencerna serangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Euro terakhir diperdagangkan 0,57% lebih tinggi terhadap greenback di 1,1066, sesi kenaikan ketiga berturut-turut. Mata uang tunggal telah menguat 1,6% selama tiga sesi terakhir.
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,17% menjadi 99,0690.
Semakin banyak negara-negara ekonomi utama yang melonggarkan pengunciannya terkait virus korona, memicu harapan untuk pemulihan ekonomi dan memperkuat selera terhadap aset-aset berisiko.
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,24% menjadi 99,3670.
Investor memilih beralih ke mata uang tunai yang aman, didorong oleh meningkatnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok dan keraguan tentang pemulihan ekonomi.
Risalah dari pertemuan Fed pada April yang dirilis Rabu (20/5) menunjukkan keprihatinan mendalam tentang ekonomi terbesar di dunia tersebut.
Sentimen positif masih terlihat di pasar keuangan pagi ini meskipun pasar keuangan AS mengalami tekanan semalam.
Euro menguat 0,08% terhadap greenback pada 1,09235 dolar, menambah kenaikan selama dua hari menjadi sekitar satu persen.
Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,13% pada Jumat sore (15/5) menjadi 100,4 dan datar terhadap yen Jepang, mata uang safe-haven utama lainnya.
"Dolar mengabaikan klaim pengangguran yang lebih tinggi dari perkiraan, dan deflasi harga perdagangan, meskipun Wall Street turun, sebelum kemudian berbalik lebih tinggi."
Dolar tidak selalu didorong oleh faktor safe-haven, kata para analis, mengingat saham-saham AS turun dan harga surat utang pemerintah lebih tinggi pada Selasa (12/5).
Para investor memiliki ekspektasi risiko yang beragam, dengan peringatan akan adanya gelombang kedua infeksi covid-19.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved