Luis Enrique: Kami Menang tapi Menderita Sepanjang Laga

Irvan Sihombing
29/4/2026 14:35
Luis Enrique: Kami Menang tapi Menderita Sepanjang Laga
Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique.(Paris Saint-Germain)

JURU taktik Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, mengakui skuadnya menderita sepanjang laga meski sukses menumbangkan Bayern Muenchen dengan skor dramatis 5-4. Kemenangan tipis pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 di Parc des Princes, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB, menjadi modal krusial Les Parisiens menatap leg kedua.

“Kami menang, tapi menderita. Dan situasi seperti itu akan terjadi lagi pada leg kedua,” ujar Enrique dikutip dari laman PSG.

Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, Bayern tampil lebih baik pada awal pertandingan dan membuat PSG kesulitan mengendalikan permainan setelah kebobolan lebih dahulu.

Enrique menilai pertandingan di Stadion Parc des Princes, Paris, berlangsung sangat sulit karena Bayern merupakan salah satu tim terbaik di Eropa saat ini.

“Mereka memulai pertandingan lebih baik dari kami. Kami kebobolan lebih dahulu dan kesulitan mengendalikan laga. Namun, pelan-pelan kami menunjukkan permainan kami yang sebenarnya,” tutur Enrique.

Pertandingan berlangsung terbuka sejak menit awal dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Bayern membuka keunggulan melalui penalti Harry Kane pada menit ke-17.

PSG kemudian membalikkan keadaan lewat gol Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-24 dan João Neves pada menit ke-33 sehingga unggul 2-1. Bayern menyamakan skor menjadi 2-2 melalui gol Michael Olise pada menit ke-41.

PSG kembali menjauh lewat dua gol Ousmane Dembélé pada menit 45+5 dan 58 serta tambahan gol kedua Kvaratskhelia pada menit ke-56 yang membuat tuan rumah unggul 5-2. Namun Bayern tidak menyerah dan mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Dayot Upamecano pada menit ke-65 dan Luis Díaz pada menit ke-68.

Skor 5-4 bertahan hingga pertandingan usai untuk kemenangan PSG.

Laga fantastis

Gelandang PSG, Vitinha, menilai pertandingan tersebut fantastis dan menjadi tontonan yang disukai pencinta sepak bola.

“Saya pikir semua pencinta sepak bola pasti senang melihatnya. Jujur, susah sekali melawan mereka (Bayern-red), tetapi mereka pasti juga berpikir begitu soal kami,” kata Vitinha.

Ia menegaskan PSG tetap harus waspada meski membawa keunggulan satu gol menuju leg kedua di Allianz Arena, Muenchen.

“Beruntung kami memiliki keunggulan satu gol, tetapi itu bisa saja tidak berarti apa-apa. Sekarang kami menuju Muenchen dengan keinginan dan tujuan yang sama yaitu bermain bagus dan menang, seperti yang selalu kami lakukan,” ujarnya.

Berdasarkan statistik UEFA, Bayern sedikit lebih dominan dengan 55 persen penguasaan bola dan mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran dari 10 percobaan. Sementara PSG melepaskan 12 percobaan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya