Hendri Susilo Soroti Masalah Penyelesaian Akhir Malut United Usai Dibungkam Persebaya

Basuki Eka Purnama
24/4/2026 04:24
Hendri Susilo Soroti Masalah Penyelesaian Akhir Malut United Usai Dibungkam Persebaya
Pelatih Malut United Hendri Susilo(Antara/Abdul Fatah)

PELATIH Malut United, Hendri Susilo, memberikan evaluasi mendalam setelah timnya dipaksa menyerah 0-2 oleh Persebaya Surabaya pada pekan ke-29 Super League 2025/2026. Meski tampil dominan di awal laga, Laskar Kie Raha harus merelakan poin penuh jatuh ke tangan tim tamu di Stadion Gelora Kie Raha, Kamis (23/4) malam.

Dalam keterangannya usai pertandingan, Hendri Susilo menegaskan bahwa secara skema permainan, anak asuhnya tidak berada di bawah tekanan lawan. Namun, ia menyoroti satu kelemahan fatal yang menjadi pembeda dalam laga tersebut: efektivitas di depan gawang.

Masalah Klasik Penyelesaian Akhir

Hendri menilai Malut United sebenarnya mampu mengimbangi permainan Bajul Ijo, terutama pada babak pertama di mana mereka mencatatkan lebih banyak peluang berbahaya. Namun, kegagalan mengonversi peluang menjadi gol membuat mental bertanding tim lawan justru meningkat di babak kedua.

"Secara permainan, kami tidak sepenuhnya kalah. Namun, masalah bagi kami adalah tidak bisa mencetak gol dan memanfaatkan peluang dengan maksimal," ujar Hendri Susilo saat memberikan keterangan pers.

Kekalahan ini terasa menyakitkan karena terjadi di hadapan publik sendiri. Dua gol Persebaya yang dicetak Milos Raickovic (73') dan Francisco Rivera (90+1') menjadi bukti betapa efisiennya tim tamu dalam memanfaatkan celah di lini pertahanan Malut United saat tuan rumah asyik menyerang.

Pernyataan Hendri Susilo:

"Hasil minor ini sangat mengecewakan bagi pelatih, pemain, dan suporter. Kami memohon maaf karena belum bisa memberikan kemenangan buat masyarakat Maluku Utara."

Tuntutan Bangkit di Laga Berikutnya

Hasil ini memperpanjang catatan kelam Malut United yang belum mencicipi kemenangan dalam lima pertandingan terakhir (tiga kalah, dua imbang). Hendri kini memikul beban berat untuk segera memutus tren negatif tersebut demi menjaga posisi tim di peringkat kelima klasemen sementara.

Pelatih kawakan ini dituntut melakukan pembenahan instan sebelum laga krusial berikutnya. Malut United dijadwalkan akan bertandang ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, untuk menghadapi PSBS Biak pada Selasa (28/4). Fokus utama Hendri dipastikan tertuju pada asah ketajaman lini depan agar dominasi permainan tidak lagi berakhir sia-sia tanpa gol.

Dukungan moral juga datang dari pemain tengah Wbeymar Angulo yang sepakat dengan sang pelatih bahwa tim harus tetap bersatu.

"Kami perlu bangkit bersama dan berusaha memenangi pertandingan. Malut United memiliki pengalaman keluar dari masa sulit," pungkas Angulo. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya