2 Siswi Kudus Perkuat Timnas Putri U-17, Jalani TC di Prancis

Irvan Sihombing
23/4/2026 16:59
2 Siswi Kudus Perkuat Timnas Putri U-17, Jalani TC di Prancis
Pesepakbola putri Asyifa Sholawa Farizqi didampingi Della Citra Ayu didampingi Kepala SMPN 3 Kudus Sunaryo berfoto bersama Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, Kamis (23/4/2026). Keduanya segera berangkat ke Perancis menjalani training center atau pemusatan lat(Antara)

DUA pesepak bola putri berbakat asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, resmi mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Putri Indonesia U-17. Asyifa Sholawa Farizqi dan Della Citra Ayu, dijadwalkan menjalani pemusatan latihan (TC) di Prancis pada Mei 2026 mendatang. 

Keberangkatan dua siswi SMP Negeri 3 Kudus ini menjadi bukti nyata pembinaan atlet muda di daerah yang mulai membuahkan hasil di level nasional.

Kepala SMP Negeri 3 Kudus, Sunaryo, bangga atas pencapaian dua siswinya yang terpilih memperkuat skuad Garuda Pertiwi U-17.

“Keduanya merupakan siswi kami, sehingga bangga karena ada dua siswi yang dipercaya Timnas Putri Indonesia U-17 untuk mengikuti training center baik di Jakarta maupun di Prancis,” ujarnya di Kudus, Kamis.

Menurutnya, kedua siswi tersebut selama ini aktif mengikuti kompetisi Hydroplus Soccer League serta berbagai turnamen sepak bola putri di Kabupaten Kudus. Prestasi itu menjadi modal utama hingga akhirnya dilirik tim nasional.

Sunaryo juga menegaskan pihak sekolah memberikan dispensasi khusus agar keduanya tetap bisa menjalani pendidikan meski mengikuti agenda latihan timnas.

Sementara itu, Asyifa Sholawa Farizqi mengaku bersyukur atas kesempatan tersebut. Ia menjelaskan akan menjalani TC di Jakarta selama satu pekan, sebelum berangkat ke Prancis pada 3 Mei 2026 untuk mengikuti pemusatan latihan lanjutan.

“Mudah-mudahan bisa tampil optimal agar nantinya bisa membela Timnas Putri Indonesia U-17,” ujarnya.

Asyifa juga menyebut dirinya rutin berlatih setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu sebagai persiapan menghadapi TC internasional tersebut.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, turut mengapresiasi prestasi kedua siswi tersebut. Menurutnya, pencapaian ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga daerah.

Ia menilai program Kelas Khusus Olahraga (KKO) di Kudus telah melahirkan banyak atlet muda berbakat, dan pemerintah daerah berencana memperluas program tersebut ke sekolah lain dengan mempertimbangkan kesiapan masing-masing institusi.

“Terus belajar, raih prestasi, hati-hati di luar negeri. Semoga pulang membawa ilmu yang bermanfaat dan bisa berprestasi untuk bangsa dan negara,” ujarnya. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya