Wolves Targetkan Kebangkitan Cepat ke Premier League Usai Terdegradasi

Media Indonesia
23/4/2026 00:31
Wolves Targetkan Kebangkitan Cepat ke Premier League Usai Terdegradasi
Ilustrasi(Dok Instagram/Wolverhampton Wanderers )

WOLVERHAMPTON Wanderers atau Wolves menyatakan tekadnya untuk kembali tampil di level tertinggi sepak bola Inggris setelah dipastikan turun kasta pada musim 2025/2026.

Interim Executive Chairman Wolves, Nathan Shi, menegaskan bahwa peningkatan kualitas tim menjadi prioritas utama ke depan.

"Jelas kami harus meningkatkan kualitas. Fokus kami adalah memperkuat tim, membangun momentum dan membentuk skuad yang dapat dipercaya suporter," ujar Interim Executive Chairman Wolves, Nathan Shi, dikutip dari laman klub, Rabu (22/4).

Shi, yang mulai menjabat sejak Desember 2025, mengatakan bahwa pihaknya sudah memahami aspek-aspek yang perlu diperbaiki dari komposisi tim saat ini. Ia pun mengajak seluruh elemen klub untuk menyikapi degradasi dengan sikap positif, sembari tetap yakin bahwa Wolves mampu bangkit dari situasi sulit.

Namun demikian, ia tidak menutupi kekecewaannya atas kenyataan harus turun ke EFL Championship. Ia menyebut hasil tersebut sebagai hal yang mengecewakan sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung.

"Anda (suporter-red) pantas mendapatkan yang lebih baik. Selama ini kami sama sekali tidak pernah memandang sebelah mata dukungan, loyalitas dan kesabaran anda. Mulai sekarang, kami akan berupaya memberikan anda sebuah tim yang benar-benar bisa dibanggakan," tutur Shi.

Kepastian degradasi Wolves terjadi setelah rival mereka di papan bawah, West Ham United, bermain imbang 0-0 melawan Crystal Palace pada pekan ke-33, Selasa (21/4).

Hasil tersebut membuat Wolves yang baru mengumpulkan 17 poin tidak lagi mampu keluar dari zona merah. Bahkan jika menyapu bersih lima laga tersisa, mereka hanya berpotensi finis di posisi ke-18, sementara West Ham di peringkat ke-17 telah mengoleksi 33 poin dari jumlah pertandingan yang sama.

Sepanjang musim 2025/2026, performa Wolves memang jauh dari memuaskan. Mereka hanya mampu meraih tiga kemenangan, ditambah delapan hasil imbang dan 22 kekalahan di liga.

Bagi Wolves, bermain di EFL Championship bukan hal baru. Dalam perjalanan sejarah klub, mereka telah menghabiskan total 50 musim di kompetisi kasta kedua tersebut.

Sebelum kembali tampil di Premier League pada periode 2018-2026, Wolves juga sempat berkompetisi di Championship pada 2014 hingga 2018. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya