Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Tottenham Hotspur Roberto de Zerbi menegaskan keyakinannya bahwa tim asuhannya mampu menyapu bersih kemenangan di lima laga tersisa Liga Primer Inggris demi menghindari jurang degradasi.
Tidak hanya itu, de Zerbi melayangkan peringatan keras bagi para pemainnya untuk tetap bersikap positif atau dilarang mengikuti sesi latihan.
Harapan Spurs meraih kemenangan harus pupus setelah ditahan imbang Brighton 2-2 di kandang sendiri pada Sabtu (18/4).
Sempat unggul melalui gol Pedro Porro sebelum disamakan oleh Kaoru Mitoma di babak pertama, Spurs kembali memimpin melalui sepakan melengkung Xavi Simons pada menit ke-77.
Namun, gol dramatis Georginio Rutter pada menit ke-95 membuyarkan kemenangan perdana yang telah dinanti selama 111 hari tersebut.
Meski gagal memetik poin penuh, De Zerbi mengaku puas dengan peningkatan performa yang ditunjukkan anak asuhnya.
Situasi Tottenham saat ini memang kritis karena masih terjerembap di zona merah. Namun, De Zerbi menolak untuk bersikap pesimis dan menuntut loyalitas mental dari seluruh skuatnya di sisa musim yang berat ini. Ia bahkan sesumbar bahwa timnya mampu menaklukkan Wolves, Aston Villa, Leeds, Chelsea, dan Everton di sisa kompetisi.
"Kita memiliki lima pertandingan lagi. Ini sulit. Setiap dari kita tahu ini adalah momen yang sulit, situasi yang sulit, tetapi kita punya lima pertandingan lagi, 15 poin, dan tim ini mampu memenangkan lima pertandingan berturut-turut," kata de Zerbi dikutip dari AFP.
Pasca-pertandingan, sejumlah pemain Tottenham tampak terpukul dengan hasil imbang rasa kalah tersebut. Menanggapi hal itu, De Zerbi meminta para pemainnya untuk segera bangkit dan menunjukkan wajah ceria saat kembali bekerja di tempat latihan pada Senin sore.
"Mereka harus lebih kuat, fokus hanya pada pertandingan melawan Wolverhampton dan datang ke tempat latihan pada Senin sore dengan senyuman karena jika tidak, mereka akan langsung pulang," kata mantan pelatih Brighton itu.
Ia menekankan tidak ada ruang bagi atmosfer negatif di dalam skuatnya saat ini. De Zerbi mengingatkan bahwa bekerja di klub besar dengan stadion megah di Liga Primer adalah sebuah keberuntungan yang tidak boleh disia-siakan dengan keluhan.
"Saya tidak punya waktu untuk melihat orang-orang negatif, melihat pemain atau asisten yang sedih. Tidak. Kita beruntung karena kita bekerja di klub besar, stadion besar. Kita bekerja di Liga Primer. Kita memiliki kualitas yang tepat untuk memenangkan pertandingan (melawan Wolves) jadi kita harus positif. Saya tidak suka orang yang menangis, yang berpikir dengan cara negatif," pungkasnya. (Ndf/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved