Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengklarifikasi isu pemecatan pelatih timnas putri Indonesia, Satoru Mochizuki. PSSI memastikan bahwa pelatih asal Jepang tersebut tidak diberhentikan, melainkan mengalami perubahan peran dalam struktur pembangunan sepak bola putri nasional.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivian Djajadiningrat, menjelaskan bahwa pria yang akrab disapa Coach Mochi itu tetap menjadi bagian dari tim dengan tanggung jawab yang berbeda.
"Jadi sebetulnya coach Mochi itu tidak ada istilah dipecat. Dari dulu coach Mochi masih berada di dalam tim, hanya bergiliran peran saja," ujar Vivian kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/4).
Satoru Mochizuki tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala menyusul kegagalan timnas putri melaju ke Piala Asia Wanita 2026. Sebagai gantinya, ia kini dipercaya menduduki posisi penasihat teknik sepak bola putri Indonesia.
PSSI juga telah menetapkan skema kepelatihan baru untuk agenda mendatang:
Vivian menegaskan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari strategi rotasi untuk melihat potensi promosi dalam tim kepelatihan. Meski tidak lagi berada di area teknis pinggir lapangan (bench), Mochizuki tetap hadir mendampingi tim.
"Coach Mochi memang dari kemarin tidak ke mana-mana. Hanya kami melakukan rotasi dan ingin melihat siapa dari timnya yang bisa dipromosikan," jelasnya.
Lebih lanjut, Vivian menambahkan bahwa keterlibatan Mochizuki tetap intens pada gelaran SEA Games 2025 mendatang.
"Coach Mochi tetap ada juga di lapangan, tetapi tidak berada di bench. Ia duduk bersama saya di tribun sambil membahas perkembangan tim nasional dan hal lainnya," tutup Vivian. (Ant/Z-1)
Meski tersingkir dari perebutan gelar, Indonesia masih memiliki satu laga tersisa untuk memperebutkan medali perunggu.
Kemenangan 3-1 ditorehkan Garuda Pertiwi atas Singapura di Stadion Chonburi, Thailand, Minggu (7/12). Hasil itu menjaga peluang Indonesia untuk melaju ke semifinal SEA Games 2025.
Timnas putri Indonesia menghuni posisi juru kunci klasemen sementara Grup A sepak bola putri SEA Games 2025, setelah kalah telak 0-8 dari tuan rumah Thailand.
Thailand, yang merupakan tim tuan rumah dan peringkat 53 dunia, akan dihadapi Indonesia pada hari ini, Kamis (4/12), pukul 18.30 WIB di Stadion Chonburi.
Jumlah ini menyusut dari delapan pemain diaspora yang tergabung dalam pemusatan latihan Garuda Pertiwi yang terdiri dalam 36 pemain.
TIMNAS putri Indonesia harus mengakhiri kiprahnya di cabang sepak bola SEA Games 2025 tanpa medali setelah takluk dari Thailand pada laga perebutan perunggu.
Timnas putri Indonesia menjaga peluang lolos ke semifinal SEA Games 2025. Asa dijaga Garuda Pertiwi dengan meraih kemenangan penting 3-1 atas Singapura
Timnas putri Indonesia menurunkan komposisi terbaik kontra Singapura pada laga kedua Grup A SEA Games 2025.
TIMNAS Putri Indonesia membidik kemenagan saat menghadapi Thailand pada laga pembuka Grup Piala AFF Putri 2025 di Stadion Lach Tray, Haiphong, Rabu (6/8).
GARUDA Pertiwi menatap laga perdana Grup A Piala AFF Putri 2025 dengan semangat tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved