Sejarah di Old Trafford! Daniel Farke Bangga Leeds United Hancurkan "Kutukan" 1981

Thalatie K Yani
14/4/2026 07:45
Sejarah di Old Trafford! Daniel Farke Bangga Leeds United Hancurkan
Daniel Farke puji keberanian pemain Leeds United usai raih kemenangan liga pertama di Old Trafford sejak 1981.(Leeds United)

MANAJER Leeds United, Daniel Farke, mengaku sangat bangga setelah membawa timnya meraih kemenangan liga pertama di Old Trafford sejak 1981. Kemenangan bersejarah atas rival bebuyutan mereka, Manchester United, ini diraih berkat keberanian bermain menyerang meski berstatus sebagai tim promosi.

Dalam laga yang sengit tersebut, The Whites sempat unggul dua gol lebih dulu melalui dua gol Noah Okafor. Meski tuan rumah sempat membalas di akhir pertandingan, Leeds berhasil mempertahankan keunggulan dan membawa pulang tiga poin krusial.

Kunci Kemenangan: Bermain Berani

Daniel Farke mengungkapkan kunci keberhasilan timnya adalah tidak bermain bertahan. Menurutnya, mustahil bisa mencuri poin di markas Manchester United jika hanya mengandalkan strategi "parkir bus".

"Tentu saja saya sangat bangga," ujar Farke setelah peluit panjang dibunyikan. "Rasanya luar biasa, terutama di bawah keadaan saat ini, periode krusial di akhir musim, sedikit tertekan karena memainkan laga terakhir di hari pertandingan, dan kami juga tidak memiliki minggu yang mudah."

Farke menjelaskan timnya sempat diragukan karena absennya sejumlah pemain kunci seperti Anton Stach, Joe Rodon, dan Daniel James. Namun, ia menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap mendominasi penguasaan bola dan melakukan tekanan tinggi (pressing).

"Saya pikir kuncinya hari ini adalah menjadi berani dan bermain menyerang, karena jika Anda hanya mencoba memarkir bus dan hanya mencoba untuk bertahan entah bagaimana serta menderita di sini, tidak ada peluang untuk pulang membawa poin dari Old Trafford," tegasnya.

Menepis Kritik Mentalitas

Kemenangan ini terasa lebih spesial bagi Leeds karena dianggap sebagai pembuktian mentalitas tim. Selama ini, muncul narasi negatif bahwa Leeds sering goyah di saat-saat menentukan.

"Kami bekerja sedikit untuk menyingkirkan narasi lama itu, 'Leeds hancur lagi', bahwa kami selalu tumbang saat situasi benar-benar penting. Terasa seperti ketika itu benar-benar penting, kami memberikan hasil di bawah tekanan," kata Farke.

Meski meraih kemenangan besar, manajer asal Jerman itu tetap meminta para pemain dan penggemar untuk tetap membumi. Ia menyadari bahwa sebagai tim yang baru promosi, perjalanan mereka masih panjang dan penuh tantangan.

"Belum ada yang tercapai, jadi saya jauh dari sikap tidak rendah hati, tidak membumi, atau terlalu percaya diri. Saya bangga dengan kemenangan ini, kami mengambil kepercayaan diri dari sini tetapi kami tidak lupa dari mana kami berasal. Di level Liga Premier, momentum bisa berubah sangat, sangat cepat. Kami harus tetap fokus," tutupnya. (Leeds United/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya