Selisih Poin Tipis, Persaingan Ketat 6 Tim di Liga Superleague Hindari Degradasi

Akhmad Safuan
06/4/2026 21:07
Selisih Poin Tipis, Persaingan Ketat 6 Tim di Liga Superleague Hindari Degradasi
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PEKAN ke-26 kompetisi Liga Superleague 2025/2026, persaingan 6  tim berada di zona merah semakin ketat, karena selisih poin yang kelima tim yang sangat tipis ini dapat menjadikan tergelincir degradasi di kasta di bawahnya  di tengah 8 sisa pertandingan.

Persaingan ketat tim Liga Superleague 2025/2026 dari 18 tim,  tidak hanya terjadi di papan atas klasemen sementara untuk merebut posisi puncak, tetapi juga terjadi pada 6 timb di papan bawah yang berusaha menghindari degradasi ke kasta di bawahnya, hal ini mengingat kompetisi ini hanya menyisakan 8 pertandingan lagi bagi masing-masing tim.

Tim yang kini menghuni papan bawah klasmen dan berada di zona merah yakni PSM Makassar, Persijap Jepara, Persis Solo, Madura United, Semen Padang dan PSBS Biak harus bekerja dan berjuang keras agar tidak terdegradasi ke kasta di bawahnya karena selisih poin sangat tipis antar masing-masing tim.

Berdasarkan hasil klasmen sementara pekan ke-26 kompetisi Liga Superleague, PSM Makassar saat ini berada di urutan 13 baru mengumpulkan 25 poin, yang diikuti Persijap Jepara di urutan 14 dengan 22 poin, kemudian Persis Solo memiliki 21 poin di urutan 15, Madura United dan Semen Padang masing-masing 20 poin serta PSBS Biak 18 poin di dasar klasmen.

Tipisnya selisih poin ini, menjadikan keenam tim papan bawah Liga Superleague ini harus dapat mencuri poin di sisa pertandingan yang akan dijalani untuk aman dari degradasi, karena sesuai regulasi yang ada sebanyak 3 tim terbawah dipastikan harus tergusur dan pindah ke Liga 2 Championship di musim kompetisi mendatang.

Tidak hanya tim di papan bawah, beberapa tim di papan tengah juga harus ikut berjuang untuk mengamankan posisi saat ini, karena poin yang terkumpul masih memungkinkan untuk tergelincir ke bawah jika performa tim tiba-tiba merosot di sisa pertandingan dan terkejar oleh tim-tim di bawahnya.

"Posisi kita belum aman hingga saat ini, setelah hasil imbang di pekan ke-26 menghadapi tuan rumah Persik Kediri, kita akan perbaiki untuk menghadapi pertandingan berikutnya," kata Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos.

Menghadapi sisa pertandingan pada kompetisi Liga Superleague ini, menurut Mario Lemos, Persijap Jepara tidak boleh lengah, bermodal trend positif pada laga-laga terakhir Laskar Kalinyamat harus menjaga kondisi agar tidak tergelincir di zona merah apalagi degradasi, hal ini mengingat tim dibawahnya mempunyai poin yang tipis dan saling mengejar.

Hal serupa juga diungkapkan Pelatih Persis Solo Milomir Seslija meskipun pada pertandingan terakhir hanya dapat menambah 1 poin saat menghadapi PSM Makassar, namun bagi Laskar Sambernyawa sudah cukup menjadi modal yang berharga untuk menjaga posisinya tetap aman dari zona tiga terbawah.

“Satu poin ini tetap berharga bagi kami untuk bisa bertahan di kasta tertinggi, kami juga harus punya motivasi yang lebih untuk bersiap menghadapi pertandingan selanjutnya agar tetap bertahan di kasta ini,” ujar Milomir Seslija.

Sementara itu Pelatih Semen Padang FC Imran Nahumarury mengaku telah menyiapkan tim dengan sebaik mungkin untuk menghadapi pertandingan di Liga Superleague ini, namun hasil terakhir kalah dari Persib Bandung harus segera dibenahi untuk menghadapi laga selanjutnya. "Saya minta maaf kepada seluruh suporter Semen Padang," tambahnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya