Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS Senegal, Rabu (5/1), bertolak ke Kamerun untuk tampil di ajang Piala Afrika tampa tiga pemain yang dinyatakan positf covid-19.
Senegal, yang difavoritakan untuk akhirnya menjadi juara Piala Afrika setelah dia kali hanya menjadi runner-up seharusnya bertolak ke Kamerun pada Selasa (4/1) namun diundur menjadi Rabu (5/1).
"Tim meninggalkan Dakar tanpa tiga pemain dan enam staf yang terinfeksi covid-19," ujar seorang sumber dari Kementerian Olahraga Senegal yang menolak disebutkan namanya.
Baca juga: Seorang Lagi Pemain Timnas Tunisia Positif Covid-19
Ketiga pemain itu telah menjalani isolasi.
"Tiga pemain yang positif covid-19 itu adalah Saliou Ciss, (Mamadou) Loum Ndiaye, dan Habib Diallo," ungkap sumber itu. "Selain itu ada kasus suspek juga."
Senegal, yang diperkuat striker Liverpool Sadio Mane dan penjaga gawnag Chelsea Edouard Mendy, akan mengawali kiprah mereka di Piala Afrika melawan Zimbabwe pada 10 Januari sebelum menghadapi lawan di Grup B lainnya, Guinea dan Malawi.
Pelatih Senegal Aliou Cisse menargetkan untuk menjadi juara Piala Afrika setelah dua kali gagal di babak final.
Pelatih berusia 45 tahun itu merasakan dua kali kegagalan di final, pertama sebagai pemain pada 2002, saat dia gagal dalam adu penalti melawan Kamerun, dan sebagai pelatih pada 2019.
Piala Afrika baru diputuskan digelar pada bulan lalu meski ada ketakutan seirinhg meningkatnya kasus covid-19 dan ancaman dari klub Eropa untuk tidak meepas pemain mereka.
Meski begitu, Konferendesi Sepak Bola Afrika (CAF) mengubah kebijakan mengenai jumlah penonton yang diizinkan menonoton langsung di stadion.
Untuk laga tim tuan rumah, stadion diizinkan terisi 80% sementara laga lainnya hanya 60%. (AFP/OL-1)
Simak profil lengkap Timnas Senegal untuk Piala Dunia 2026. Analisis skuad asuhan Pape Thiaw, pemain kunci, hingga peluang lolos dari Grup I.
Langkah timnas Senegal ini merupakan bentuk penegasan bahwa mereka tetap menganggap diri sebagai juara Piala Afrika yang sah.
Melalui upaya hukum ini, Senegal mendesak agar keputusan komite banding CAF yang memenangkan Maroko segera dibatalkan.
Pemerintah Senegal resmi menuntut penyelidikan internasional independen terkait dugaan korupsi di tubuh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Di tengah kekecewaan publik Senegal usai pencabutan gelar Piala Afrika, Idrissa Gueye justru menekankan bahwa ada hal yang jauh lebih berharga dibandingkan sekadar trofi juara.
Federasi sepak bola Senegal berencana mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) setelah gelar Piala Afrika mereka dicabut oleh Konfederasi sepak bola Afrika (CAF).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved