Saatnya Tatap Liga Champions

Satria Sakti Utama
18/5/2015 00:00
Saatnya Tatap Liga Champions
(AFP/PASCAL GUYOT)
ATMOSFER kebahagiaan tengah menyelimuti Paris Saint Germain (PSG) seusai memastikan gelar Ligue 1 ketiga secara beruntun sejak 2012-2013.

Trofi ini dipertahankan setelah menang 21 atas Montpellier Stade de la Mosson, Montpellier, kemarin dini hari.

Tambahan tiga poin membuat PSG kini memiliki 80 poin dan menyisakan satu laga. Lyon yang menambah satu poin (kini 72 poin) karena hanya bermain 11 dengan Bordeaux pun tak bisa mengejar kendati menang di laga pamungkas melawan Rennes (24/5).

Raihan jawara Ligue 1 tidak sertamerta memuaskan Presiden Klub Nasser Al Khelaifi. Dengan dukungan dana berlimpah, pebisnis asal Qatar ini berharap PSG mampu meraih gelar tertinggi di kompetisi Eropa musim depan.

"Ini merupakan malam yang luar biasa. Setiap orang bekerja keras untuk meraih gelar Ligue 1. Tujuan kami terus berkembang, saya harap kami mampu memenangi Liga Champions. Untuk itulah kami berusaha," ungkap Nasser.

Gelar Ligue 1 merupakan gelar kedua yang direbut PSG pada musim ini. Sebelumnya mereka menjadi juara Coupe de la Ligue (Piala Liga Prancis) bulan lalu setelah mengalahkan Bastia 40 di final. Bahkan, jika menghitung ajang Trophee des Champions (Piala Super Prancis), PSG sudah mendapatkan tiga gelar pada musim 2014/2015.

PSG memang masih punya kans untuk meraih tiga gelar domestik pada musim ini. Pasalnya, mereka juga lolos ke final Coupe de France (Piala Prancis). Skuat Laurent Blanc ini akan menghadapi Auxerre pada 30 Mei.

Ingin pindah

Musim depan, PSG amat mungkin akan kehilangan Edinson Cavani. Striker asal Uruguay itu mengaku tidak senang karena selalu dipasang di sayap kanan dengan formasi 433. Padahal, posisi aslinya ialah penyerang tengah.

Blanc menggeser Cavani ke kanan karena di posisi striker tengah ada Zlatan Ibrahimovic. Cavani baru digeser ke tengah jika Ibrahimovic cedera atau terkena skors.

Meski jarang bermain di posisi favoritnya, Cavani tetap produktif. Dia mengemas 50 gol dalam 91 penampilannya dalam seragam Les Parisiens.

Namun, Cavani tak mau terusterusan bermain di sayap. Dia yakin bisa lebih tajam andai dipasang sebagai penyerang tengah.

"Saya akan mencetak lebih banyak gol jika saya bermain sebagai penyerang tengah," ucap Cavani.

"Ketika tiba di Paris (dari Napoli), saya harus bergeser ke sayap. Namun, orangorang tak memahami betapa besarnya pengaruh perubahan itu terhadap performa saya," imbuh mantan striker Palermo dan Napoli itu.

"Saya ingin bermain sebagai penyerang tengah dan performa saya pasti akan meningkat jika di posisi itu. Itu merupakan peran yang lebih saya sukai."

Akan tetapi, PSG tak punya niat untuk melepas Cavani. Kalau ada tawaran datang dari klub lain untuk Cavani, PSG tak akan buangbuang waktu untuk meliriknya. Nasser Al Khelaifi menyatakan bahwa klubnya tidak akan mengacuhkan tawaran yang masuk untuk Cavani.
 
"Saya bahkan tidak akan melihatnya," ujar Al Khelaifi kepada ESPN FC. (R2)

satria@mediaindonesia.com



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya