ATMOSFER kebahagiaan tengah menyelimuti Paris Saint Germain (PSG) seusai
memastikan gelar Ligue 1 ketiga secara beruntun sejak 2012-2013.
Trofi ini dipertahankan setelah menang 21 atas Montpellier Stade de la Mosson, Montpellier, kemarin dini hari.
Tambahan
tiga poin membuat PSG kini memiliki 80 poin dan menyisakan satu laga.
Lyon yang menambah satu poin (kini 72 poin) karena hanya bermain 11
dengan Bordeaux pun tak bisa mengejar kendati menang di laga pamungkas
melawan Rennes (24/5).
Raihan jawara Ligue 1 tidak sertamerta
memuaskan Presiden Klub Nasser Al Khelaifi. Dengan dukungan dana
berlimpah, pebisnis asal Qatar ini berharap PSG mampu meraih gelar
tertinggi di kompetisi Eropa musim depan.
"Ini merupakan malam
yang luar biasa. Setiap orang bekerja keras untuk meraih gelar Ligue 1.
Tujuan kami terus berkembang, saya harap kami mampu memenangi Liga
Champions. Untuk itulah kami berusaha," ungkap Nasser.
Gelar
Ligue 1 merupakan gelar kedua yang direbut PSG pada musim ini.
Sebelumnya mereka menjadi juara Coupe de la Ligue (Piala Liga Prancis)
bulan lalu setelah mengalahkan Bastia 40 di final. Bahkan, jika
menghitung ajang Trophee des Champions (Piala Super Prancis), PSG sudah
mendapatkan tiga gelar pada musim 2014/2015.
PSG memang masih
punya kans untuk meraih tiga gelar domestik pada musim ini. Pasalnya,
mereka juga lolos ke final Coupe de France (Piala Prancis). Skuat
Laurent Blanc ini akan menghadapi Auxerre pada 30 Mei. Ingin pindah Musim
depan, PSG amat mungkin akan kehilangan Edinson Cavani. Striker asal
Uruguay itu mengaku tidak senang karena selalu dipasang di sayap kanan
dengan formasi 433. Padahal, posisi aslinya ialah penyerang tengah.
Blanc
menggeser Cavani ke kanan karena di posisi striker tengah ada Zlatan
Ibrahimovic. Cavani baru digeser ke tengah jika Ibrahimovic cedera atau
terkena skors.
Meski jarang bermain di posisi favoritnya, Cavani
tetap produktif. Dia mengemas 50 gol dalam 91 penampilannya dalam
seragam Les Parisiens.
Namun, Cavani tak mau terusterusan bermain di sayap. Dia yakin bisa lebih tajam andai dipasang sebagai penyerang tengah.
"Saya akan mencetak lebih banyak gol jika saya bermain sebagai penyerang tengah," ucap Cavani.
"Ketika
tiba di Paris (dari Napoli), saya harus bergeser ke sayap. Namun,
orangorang tak memahami betapa besarnya pengaruh perubahan itu terhadap
performa saya," imbuh mantan striker Palermo dan Napoli itu.
"Saya
ingin bermain sebagai penyerang tengah dan performa saya pasti akan
meningkat jika di posisi itu. Itu merupakan peran yang lebih saya
sukai."
Akan tetapi, PSG tak punya niat untuk melepas Cavani.
Kalau ada tawaran datang dari klub lain untuk Cavani, PSG tak akan
buangbuang waktu untuk meliriknya. Nasser Al Khelaifi menyatakan bahwa
klubnya tidak akan mengacuhkan tawaran yang masuk untuk Cavani.
"Saya bahkan tidak akan melihatnya," ujar Al Khelaifi kepada ESPN FC. (R2)