TIDAK ada yang tidak mungkin memang dalam sepak bola. Begitu pun halnya dengan peluang Bayern Muenchen lolos ke final Liga Champions.
Namun, dengan posisi tertinggal 0-3 hasil leg pertama, sulit sepertinya bagi FC Hollywood untuk lolos dari lubang jarum. Boleh dibilang, hanya keajaiban yang bisa mengantarkan Die Roten ke final. Bahkan, meski mereka bertindak sebagai tuan rumah pada laga kedua nanti. Muenchen akan menjamu Barcelona pada laga kedua semifinal Liga Champions di Allianz Arena, dini hari nanti.
Dengan kondisi mereka saat ini, sulit sepertinya bagi Philipp Lahm dkk untuk membalikkan keadaan. Selain sejumlah pilar utama masih cedera, secara mental tim besutan Pep Guardiola itu juga tidak dalam kondisi bagus setelah kembali menuai malu akibat dikalahkan Augsburg 0-1 di Bundesliga.
Itu menjadi kekalahan keempat beruntun Muenchen di semua ajang. Tidak mengherankan jika para punggawa FC Hollywood tidak yakin mereka bisa mengalahkan Barca 4-0. Apalagi dalam sejarah Liga Champions belum ada satu pun tim bisa mengejar defisit tiga gol di semifinal.
''Kami sadar itu akan menjadi tugas yang mahaberat, tapi kami tidak akan menyerah,'' tegas striker Bayern Muenchen, Thomas Mueller.
''Sesuatu yang mustahil dalam sepak bola kadang bisa terjadi dan kami akan mencoba membuat sesuatu yang mutahil itu menjadi mungkin,'' timpal gelandang Muenchen, Bastian Schweinsteiger.
Senada dengan para pemainnya, arsitek Bayern Muenchen Pep Guardiola juga mengakui beratnya perjuangan yang harus mereka lakoni. Meski demikian, mereka akan berupaya menjaga mimpi tersebut tetap hidup.
''Harapan itu masih ada. Memang tidak mudah untuk meraihnya, tetapi kami akan berjuang layaknya petarung,'' tandasnya. Masalahnya ialah dalam laga nanti Guardiola masih belum bisa menurunkan semua pemain terbaiknya.
Dengan kondisi tersebut, tidak berlebihan jika Chief Executive Muenchen, Karl-Heinz Rummenigge, mengaku hanya bisa mendoakan mereka. ''Itu tugas yang sangat berat. Meski begitu, tugas pemain ialah memberikan kemampuan terbaik. Jika pun gagal, setidaknya kami sudah berusaha.''
Belum selesai Kontras dengan Muenchen, Barcelona kini berada dalam performa terbaiknya. Total 19 gol yang mereka buat dari empat laga terakhir menunjukkan betapa tajamnya lini depan mereka.
Meski demikian, pelatih Barca Luis Enrique mengatakan perjuangan mereka belum berakhir karena Muenchen tidak akan menyerah begitu saja tanpa bertarung. "Saya tahu (mereka kalah dari Augsburg), tapi mereka bermain dengan 10 pemain sejak menit 70. Saya pikir kami akan menderita di Muenchen," ujarnya.
''Mereka lawan yang unik. Kami tidak akan berpikir bahwa semuanya sudah selesai. Kami harus tetap berusaha mencetak gol,'' tukasnya. (AP/AFP/R-2)