Rodgers belum Lelah Kejar Tiket

Achmad Maulana
10/5/2015 00:00
 Rodgers belum Lelah Kejar Tiket
(AP)
BAGI Chelsea, duel menghadapi Liverpool di Stamford Bridge nanti malam memang sudah tidak ada artinya lagi, sebab gelar juara Liga Primer musim ini sudah mereka amankan sejak pekan lalu.

Namun, tidak bagi 'si Merah'. Laga tandang nanti sangat krusial demi menjaga asa tampil di Liga Champions musim depan. Sekecil apa pun peluang tersebut, arsitek Liverpool Brendan Rodgers memang bertekad untuk  terus memburunya.

Karena itulah, ia mengaku sudah menginstruksikan para pemainnya untuk memenangi  tiga laga tersisa, termasuk saat melawan Chelsea.

Masalahnya, the Reds punya rekor buruk saban bertemu Chelsea. Namun, dengan posisi Chelsea yang sudah menjadi kampiun, Rodgers berharap mereka sedikit lengah.

"Yang kami bisa lakukan saat ini ialah berusaha me­ngontrol tiga pertandingan sisa, mencoba memenanginya dan melihat sampai di mana kami. Saya sepenuhnya fokus pada pertandingan itu."

"Terlepas dari itu, saya harus menyalami  dia (Jose Mourinho). Mereka pantas juara. Namun, bukan berarti mereka boleh merampas apa yang ingin kami inginkan. Kami ingin menyudahi musim ini dengan baik," imbuhnya.

Banyak pihak yang menduga  Mourinho bakal menurunkan tim seadanya guna menghindari pemain intinya mengalami cedera. Tidak kurang, arsitek Manchester United, Louis van Gaal, sampai meminta tim asal London itu untuk tetap bermain serius.

Namun, Rodgers tidak yakin dengan hal tersebut, karena bagaimanapun, Mourinho dan para pemainya merupakan para profesional. "Mereka para pemain top. Setiap pertandingan sangat penting bagi mereka dan mereka pasti selalu ingin menang."

Pernyataan Rodgers itu dibenarkan Mourinho. Menurut pelatih asal Portugal itu, tidak ada dalam kamusnya memberikan kemudahan bagi satu tim dan memberi neraka bagi  tim lain.

Boleh dibilang saat ini Chelsea memang bisa menjadi penentu nasib dua tim, Liverpool dan MU, sebab kedua tim itu masih bersaing ketat untuk memperebutkan satu tiket tersisa ke Liga Champions meski lewat jalur kualifikasi.

Untuk sementara ini, Liverpool yang berada di posisi kelima dengan 61 poin dari hasil 35 laga, tertinggal empat  angka dari 'Setan Merah' yang berada satu tingkat di atas mereka (posisi keempat).

"Saya sadar saat ini kami punya ruang untuk bernapas dan pemain layak mendapat libur. Tapi kami harus profesional sampai di akhir musim," ujarnya.
"Tentu saja saya akan memberi kesempatan pada pemain yang sebelumnya tidak punya banyak kesempatan main. Tapi kami punya tanggung jawab lebih sebagai juara."

Kesempatan terakhir
Sementara itu, ambisi Inter Milan untuk merebut tiket ke kompetisi Eropa musim depan akan menghadapi tantangan berat dini hari nanti.

Mereka harus bertandang ke kandang Lazio di Stadion Olimpico. Padahal, mereka punya rekor buruk menghadapi Gli Aquilotti. Terbukti dari enam  laga terakhir, La Beneamata tidak pernah menang.

Meski begitu, tim besutan Roberto Mancini itu punya peluang untuk mencuri poin, sebab penampilan Lazio belakangan tengah menurun. Inter memang membutuhkan banyak poin jika ingin tampil di Eropa musim ini.

Saat ini, mereka masih tercecer di urutan kedelapan dengan 49 poin  dari 34 laga, atau defisit 3 angka dari Fiorentina yang ada di posisi kelima. (AFP/AP/X-9)

maulana@mediaindonesia.com



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya