Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BAYERN Muenchen akan menghadapi tim kuda hitam Lyon pada babak semifinal Liga Champions, Kamis (20/8) dini hari WIB. Muenchen datang dengan modal apik.
Penampilan impresif musim ini di kompetisi domestik dengan dua kemenangan dan jumlah gol yang sudah dihasilkan jelas membuat Muenchen difavoritkan menyegel tiket final.
Selain itu, Die Roten, julukan Bayern Muenchen, juga lolos ke semifinal setelah menghentikan laju tim kuat Chelsea dan Barcelona. Chelsea kalah dengan agregat 1-7, sedangkan Barcelona ditaklukkan dengan skor ikonik 2-8.
Dengan Lyon, Muenchen lebih sering menang. Dari delapan kali pertemuan, Muenchen menang empat kali. Mereka hanya pernah imbang dua kali dan dua kali kalah dari Lyon. Pertemuan terakhir mereka ialah di babak semifinal musim 2009/2010. Saat itu Muenchen menang dengan agregat 4-0.
Meski Meunchen berbekal banyak catatan apik, kapten Manuel Neuer menolak jemawa. Ia mengatakan Lyon tetaplah berbahaya dan bisa memberikan kejutan seperti yang dilakukan kepada Juventus dan Manchester City.
“Lyon benar-benar tim yang sangat bagus secara taktik. Mereka memiliki pembunuh di barisan mereka yang menghukum City tanpa ampun. Kami harus waspada. Setiap kesalahan dapat dihukum dengan cepat dan membuat kami tersingkir,” kata Neuer seperti dilansir dari laman resmi klub.
Neuer mengaku menggantungkan harapan kepada lini depan yang tampil tajam sepanjang musim ini. Selain Lewandowski, ada Serge Gnabry yang mencetak 21 gol dan Thomas Mueller yang mengemas 14 gol.
“Kami telah mencetak banyak gol. Kami fl eksibel dan memiliki banyak pemain yang bisa mencetak gol. Saya pikir kami dalam performa yang bagus,” tambah kiper yang telah tampil 92 kali bersama timnas Jerman itu.
Di lain pihak, juru taktik Les Gones, julukan Lyon, Rudi Garcia mengaku tak masalah timnya mendapat predikat kuda hitam. Garcia mengatakan Memphis Depay dan kolega bertekad memberi kejutan lolos ke final Liga Champions untuk pertama kali dalam sejarah klub.
Akhiri puasa gelar
Di Liga Europa, Inter Milan semakin dekat mengakhiri puasa gelar setelah sukses lolos ke final. La Beneamata, julukan Inter, sukses ke partai puncak setelah membenamkan wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk, dengan skor telak 5-0, kemarin dini hari WIB.
Duet striker Inter, Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku, tampil gemilang dengan mencetak masing-masing dua gol. Berkat gol itu, Lautaro dan Lukaku tercatat sebagai duet pertama yang mampu mencetak masing-masing minimal 20 gol dalam satu musim sejak duo Adriano dan Obafemi Martins pada musim 2004/2005.
Adapun satu gol Inter lainnya dicetak Danilo D’Ambrosio melalui sundulan saat 1 jam laga berjalan. Inter sukses menyegel tiket final Liga Europa yang kelima dalam sejarah.
Hanya Sevilla yang memiliki jumlah penampilan lebih banyak di laga puncak, yakni enam kali. Pelatih Inter Milan Antonio Conte mengaku bahagia mampu membawa anak asuhnya hingga ke final. Inter Milan selangkah lagi menyudahi puasa gelar yang telah berjalan hampir 10 tahun.
Terakhir kali Nerazzurri meraih gelar ialah pada musim 2010/2011. Inter yang saat itu dilatih Rafael Benitez dan dilanjutkan Leonardo pada pertengahan musim meraih gelar Coppa Italia dan Piala Dunia Antarklub.
“Inter Milan tim yang fantastis. Setelah 10 tahun, akhirnya kami memiliki peluang mengangkat trofi ,” kata Conte kepada BT Sport.
Namun, Inter bisa menyudahi puasa gelar jika mampu mengalahkan Raja Liga Europa, Sevilla yang sebelumnya mengandaskan Manchester United. Sevilla merupakan spesialis Liga Europa karena sudah lima kali juara. Inter akan berjumpa dengan Sevilla pada Sabtu (22/8).
Conte mengaku menyadari kekuatan Sevilla. Namun, bukan berarti pihaknya pesimistis melawan klub asal Andalusia itu.
“Kami memiliki pemain yang baru pertama kali bermain di kompetisi ini. Tetapi, kami antusias, kami memiliki kekuatan dan ingin memberi kepuasan kepada fan kami,” kata Conte. (BBC/UEFA/Sportskeeda/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved