Rapat Mediasi Buntu

Satria Sakti Utama
28/4/2015 00:00
Rapat Mediasi Buntu
(MI/SUSANTO)
HARAPAN para penggemar sepak bola di Tanah Air untuk melihat pesepakbolaan nasional kembali normal gagal terwujud, setidaknya dalam waktu dekat ini. Pasalnya, pertemuan klub-klub dan PT Liga Indonesia dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, kemarin, gagal mencapai kata sepakat.

Dalam pertemuan tersebut, klub-klub menolak usulan Menpora. Mereka juga tetap menginginkan PSSI sebagai induk.

"Usulan dari Menteri masih sulit. Saya pikir belum ada keputusan konkret dalam rapat itu," tegas CEO PT Liga Joko Driyono.

Di lain pihak, Menpora mengatakan bahwa pertemuan berlangsung dinamis. Klub-klub dan PT Liga memberi banyak masukan.

"Intinya, semua yang hadir ingin kompetisi segera berjalan. Karenanya silakan PT Liga merumuskan upaya-upaya itu dan tentu dalam beberapa hari kami menunggu hal itu," ujar Menpora.

"Tentu kami ingin kompetisi berjalan baik, termasuk Arema dan Persebaya. Itu sudah kami mintai pendapat dari masing-masing mereka, dan insya Allah akan ada jalan keluar. Kalau kata Pak Joko ingin kompetisi dimulai lagi pada Juni, kami ingin lebih cepat," imbuhnya.

Terlepas dari buntunya pertemuan tersebut, para peserta menilai rapat berlangsung baik. Para perwakilan klub sepakat bahwa Menpora sangat mengerti permasalahan klub-klub.

"Sebenarnya menterinya enak, beliau memahami kondisi di klub dan masyarakat. Beliau juga bisa menerima semua kritik dan saran. Jujur saja, penyambung Menpora ini mungkin faktanya A dibikin A sampai C lagi. Sebenarnya Menpora ini berpikir positif," ujar Sekretaris Persipura Jaya-pura Rocky Bebena.

Lebih lanjut, Rocky menjelaskan bahwa komunikasi lanjutan mungkin akan kembali digelar dalam satu-dua hari ke depan sesuai amanat. Perwakilan klub sendiri memutuskan untuk walk out setelah Menpora meminta izin meninggalkan ruang pertemuan.

Dukung Menpora

Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) menyatakan dukungan mereka terhadap keputusan Menpora yang membekukan PSSI.

"Kami menyampaikan dukungan apa yang dilakukan Menpora untuk kemajuan sepak bola Indonesia," kata Presiden APPI, Ponaryo Astaman.

"Kami ingin kompetisi tidak berhenti karena di situlah tempat bagi kami untuk mencari nafkah," tambahnya.

Pada bagian lain, kabar rekonsiliasi Arema dibantah oleh Novi Zaenal yang merupakan istri almarhum Lucky Adrianda Zaenal, pendiri PT Arema Indonesia pada 27 tahun silam. Menurut Novi, pihaknya belum sekali pun berkomunikasi dengan CEO Arema Cronus Iwan Budianto.

Ia mengatakan pertemuan yang sebelumnya telah terjalin merupakan komunikasi pihak PT Arema Cronus dengan sejumlah mantan pengurus PT Arema Indonesia. Padahal segala aspek legalitas kini berada di tangannya.

Sementara itu, Sekjen Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Heru Nurgoho menjelaskan bahwa Iwan Budianto berjanji datang dalam upaya rekonsiliasi selanjutnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya