Laga Liverpool-Atletico Picu Penyebaran Covid-19 di Merseyside

Wdhoroso
21/4/2020 05:55
Laga Liverpool-Atletico Picu Penyebaran Covid-19 di Merseyside
Laga Liverpool-Atletico Madrid di Anfield yang disaksikan 52 ribu penonton disebut mempercepat penyebaran Covid-19 di Kota Liverpool.( AFP/Paul Ellis)

LAGA Liga Champions antara Liverpool dan Atletico Madrid di Anfield, 11 Maret silam dituding menjadi penyebab cepatnya penyebaran virus korona (Covid-19) di wilayah Merseyside, khusunya kota Liverpool. Klaim tersebut diungkapkan Angela McLean, penasehat ilmiah pemerintah Inggris.

"Saya benar-benar sedih melihat begitu banyak orang di Liverpool yang tidak sehat dan banyak yang telah meninggal. Pertanyaannya bagaimana kebijakan umum saat laga itu digelar," ungkap McLean.

Di Liverpool, saat ini dilaporkan 246 meninggal akibat Covid-19. Sedangkan Madrid, menjadi salah satu kota paling buruk di Eropa terdampak Covid-19.

Menurut McLean, jika dalam kondisi normal menonton pertandingan sepak bola tidak memiliki resiko sangat besar. Namun dalam kondisi yang tidak normal saat pandemi Covid-19 terjadi, resiko besar harus dihadapi ketika banyak orang berkumpul di satu tempat.

"Saya pikir akan sangat menarik untuk melihat apakah ada hubungan antara virus yang telah beredar di Liverpool dan di Spanyol. Itu tentu saja merupakan hipotesis menarik," katanya.

Direktur Kesehatan Publik Kota Liverpool Matthew Ashton sebelumnya mengatakan laga Liverpool-Atletico Madrid seharusnya dibatalkan. "Merupakan keputusan yang salah dengan tetap menggelar pertandingan itu," jelasnya.

Sedangkan Wali Kota Madrid Jose Luis Martinez-Almeida menyebut merupakan sebuah kesalahan membiarkan ribuan pendukung Atletico Madrid datang ke Liverpool untuk menyaksikan langsung pertandingan. "Tidak masuk akal 3.000 fan Atletico Madrid dapat melakukan perjalanan ke Anfield pada waktu itu," kata Martinez-Almedia.

Laga Liverpool vs Atletico Madrid disaksikan langsung 52 ribu penonton, termasuk 3.000 pendukung Atletico Madrid. Saat itu, Covid-19 sudah melanda Kota Madrid dan pihak La Liga telah memutuskan laga hanya bisa digelar tanpa penonton.    

Pertandingan Paris Saint-Germain melawan Borussia Dortmund di Paris yang digelar bersamaan dengan laga Liverpool versus Atletico, digelar secara tertutup. Keputusan menggelar laga Liverpool dan Atletico Madrid dengan kehadiran penonton dinilai sebuah kesalahan fatal.

Di Italia, pertandingan Liga Champions antara Atalanta dan Valencia pada 19 Februari juga disebut sebagai salah satu pemicu tingginya kasus Covid-19 di kota Bergamo, kandang Atalanta. Pertandingan itu dilabeli sendiri kemudian dilabeli sebagai bom biologis. Kedatangan para penonton dinilai tidak hanya memeunculkan resiko penyebaran virus di stadion namun juga di luar stadion. (BBC/Goal/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya