Barca Full Team, PSG Jaga Momentum

Asni Harismi
15/4/2015 00:00
Barca Full Team, PSG Jaga Momentum
(DOKMI)
UNTUK ketiga kalinya musim ini, dua klub elite Eropa, yakni Paris Saint Germain (PSG) dan Barcelona, akan bertemu untuk adu kuat. Namun, dini hari nanti, taruhannya lebih besar karena PSG akan duluan menjamu Barca dalam laga pertama babak perempat final di Parc des Princes.

Dua kali sudah keduanya berjibaku dalam laga Grup F Liga Champions tahun ini. Pertemuan pertama berakhir 3-2 di Parc des Princes dan 3-1 di Nou Camp dengan tuan rumah menjadi kampiun di tiap laga tersebut.

Kondisi fisik dan psikologis kedua tim jelang partai malam nanti juga tak jauh berbeda. Barcelona akan bisa menurunkan kekuatan penuh, termasuk mengandalkan trio Lionel Messi-Luis Suarez-Neymar yang justru makin solid di depan.

Messi sudah menyarangkan 46 gol di semua ajang. Neymar mencetak 29 gol dan Suarez 16. Nama terakhir bahkan tengah galak-galaknya dengan mencetak dua gol ke gawang Almeria, selain menjadi pembunuh Real Madrid di El Clasico lalu lewat permainan cantiknya.

"Saya tidak pernah melihat kombinasi striker yang sangat mengerikan seperti Luis (Suarez), Ney (Neymar), dan Leo (Messi). Kami punya tiga penyerang terbaik dunia," kata bek Gerard Pique.

Itu tentu berbeda dengan PSG yang harus turun tanpa beberapa pilarnya, termasuk striker Zlatan Ibrahimovich. Meskipun demikian, pelatih Barca Luis Enrique menekankan calon lawannya itu juga sangat berbahaya meski tak diperkuat striker asal Swedia tersebut.

"Absennya Ibra memang bagus buat kami, tapi saya yakin mereka punya pelapis yang sama bagusnya," ujar eks juru taktik AS Roma dan Celta Vigo itu.

Namun, ada satu celah yang terlebih dahulu harus ditambal Enrique sebelum melancong ke Paris, yaitu sektor pertahanan. Dua gol yang dibukukan Sevilla saat menahan imbang Barcelona 2-2, akhir pekan lalu, seperti membuka luka lama betapa area belakang mereka sangat rentan dibobol.

Jaga momentum

Bukan hanya Ibra yang dipastikan tak bermain di laga pertama itu, sederet bintang PSG juga pasti menepi karena sanksi seperti Marco Veratti dan Serge Aurier. David Luiz dan Thiago Motta masih belum fit karena cedera hamstring dan paha, tetapi masih berharap pada pemeriksaan terakhir.

Meskipun demikian, pelatih Lauret Blanc percaya timnya tengah berada para momentum yang tepat untuk menyambut tamu asal Catalan itu. Setelah menekuk rival di Ligue 1 Olympique de Marseille 3-2, Les Parisiens menyingkirkan St Etienne 4-1 di semifinal Piala Prancis.

Puncaknya terjadi akhir pekan lalu ketika mereka menggilas Bastia 4-0 untuk mengangkat trofi perdana musim ini, Piala Liga. Blanc optimistis piala tersebut akan memotivasi anak-anak asuhnya untuk mencuri kemenangan atas Barca meski mereka bakal dicap underdog.

"Kami bekerja keras mempertahankan kondisi fisik saat jeda musim dingin dan kini kami menikmati hasilnya ketika di masa yang sama musim lalu kami tengah mengalami penurunan performa," ujar Blanc.

PSG punya dendam pribadi atas Barcelona yang pernah menyingkirkan mereka di fase yang sama musim 2012-13. Kala itu, perwakilan La Liga tersebut lolos ke empat besar hanya karena menang aturan gol tandang setelah agregat menunjukkan angka sama 3-3. (AFP/AP/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya