SUSANA latihan Persija Jakarta di lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, kemarin, terihat sepi. Pasalnya, seluruh pemain tim 'Macan Kemayoran' yang telah hadir di sana memilih mogok berlatih setelah sebelumnya berdiskusi dengan sang pelatih Rahmad Darmawan.
Meski tidak mengungkapkan alasan mereka menolak berlatih, Bambang Pamungkas dkk amat mungkin melakukan protes ke manajemen lantaran gaji mereka masih tertunggak.
Hingga saat ini gaji para pemain Persija selama tiga bulan memang belum juga dicairkan oleh pihak manajemen. Dana sponsor yang belum juga turun disebut menjadi alasan keterlambatan pembayaran gaji pemain.
Padahal pekan lalu Persija telah memperkenalkan dua sponsor resminya, yakni Net TV dan perusahan ritel Columbia. Bahkan dikabarkan bahwa Persija akan kembali mendapat suntikan sponsor tambahan meski saat ini masih dalam tahap negosiasi.
"Pemain ada di tempat latihan, tapi setelah bertemu, intinya mereka minta izin untuk tidak latihan terlebih dahulu. Ada yang ingin mereka sampaikan ke pihak manajemen," ujar pelatih Persija Rahmad Darmawan.
Rahmad belum dapat memastikan sampai kapan aksi mogok para pemain itu. Kondisi itu semakin memburuk setelah kompetisi kembali dihentikan oleh PT Liga Indonesia akibat perseteruannya dengan Badan Olahraga Profesional Indonesia.
"Kami sebagai insan se-pak bola berharap bahwa kepetingan nasional lebih diutamakan. Kompetisi kalau berhenti, ini akan merugikan semua pihak."
Pada bagian lain, para pendukung Arema Cronus memprotes keputusan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang menganulir keikutsertaan mereka di Indonesia Super League (ISL). Aksi protes para Aremania itu dilakukan dengan turun ke jalan.
Mereka juga menyatakan sikap penolakan terhadap keputusan BOPI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan terus mendukung Arema tampil di ISL.
Untuk itu, mereka mendukung langkah hukum yang akan dilancarkan oleh PSSI serta menyeru kepada seluruh Aremania untuk bersatu melawan keputusan BOPI dan Kemenpora. Kedua klub itu dilarang BOPI mengikuti kompetisi lantaran punya kepemilikan ganda.
Menurut dirigen suporter Aremania, Yuli Sugiarto, dampak negatif berhentinya kompetisi sangat dirasakan betul oleh masyarakat khususnya dalam perekonomian.