Dicemooh Pendukung Sendiri, Sarri Selow

Cahya Mulyana
01/4/2019 11:45
Dicemooh Pendukung Sendiri, Sarri Selow
Maurizio Sarri(AFP/Glyn KIRK )

MANAJER ChElsea Maruzio Sarri mengetahui pendukung The Blues banyak yang mencemoohnya dan menilai kinerjanya tidak memuaskan ditambah tidak akurnya para pemain. Namun, hal itu tidak membuat dirinya terpukul sebab respon terbaik terhadap kekesalan pendukung hanya bisa diobati dengan kemenangan setiap pertandingan bukan dengan emosi.

"Saya sudah berada di lapangan selama 45 tahun terakhir. Jadi, saya tahu betul reaksi para penggemar. Saya mengerti dengan baik karena saya sangat kecewa dengan pemain saya karena mereka berkelahi," ujarnya dilansir dari laman resmi Chelsea. Senin (1/4).

Menurut dia, kekesalan pendukung bukan masalah besar dalam pekerjaanya sebagai arsitek Chelsea. Bahkan hal itu seperti sudah menjadi makanannya sehari-hari tapi bisa sirna ketika tim memperoleh kemenangan beruntun dan gelar juara.

"Cara melakukannya adalah dengan memenangkan pertandingan. Tentu saja kami perlu meningkatkan dan bermain lebih baik tetapi kadang-kadang dalam musim Anda perlu memenangkan pertandingan seperti ini," tutupnya.

Baca juga: Sarri Akui Timnya Menang Beruntung

Chelsea berhasil kendapatkan keberuntungan lolos saat bertandang ke markas Cardiff City dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (31/3) malam. Laga yang berlangsung di Cardiff City Stadium tersebut dimenangi Chelsea melalui dua gol di menit akhir pertandingan.

Tertinggal lebih dulu setelah tuan rumah unggul melalui gol Victor Camarasa (45'), Chelsea mampu membalikkan keadaan. Setelah Cesar Azpilicueta menyamakan kedudukan dengan golnya pada menit ke-84, Ruben Loftus-Cheek memastikan kemenangan 2-1 Chelsea dengan golnya di menit ke-90.

Kemenangan tersebut membuat Chelsea berpeluang merebut tiket ke Liga Champions musim depan. Dengan poin 60, tim besutan Maurizio Sarri tersebut berada di posisi enam klasemen sementara Liga Primer Inggris. Sementara bagi Cardiff hasil tersebut merupakan petaka karena mematrinya di zona degradasi yakni di posisi 18. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya