Piala Presiden Diminta Transparan

M Taufan SP Bustan m.taufan@mediaindonesia.com
20/3/2019 08:40
 Piala Presiden Diminta Transparan
( MI/BENNYBASTIANDY)

KENDATI tidak sempat menghadiri pertandingan selama babak penyisihan grup Piala Presiden 2019, bukan berarti Presiden Joko Widodo tidak memperhatikan ajang tersebut. Salah satu poin yang menjadi soorotan Jokowi ialah soal transparansi keuangan dan fairplay.

Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2019, Maruarar Sira-it, kemarin. Menurut Ara, sa-paan karib Maruarar, Presiden memuji pelaksanaan Piala Presiden tahun ini dan sejauh ini berjalan lancar.

"Presiden berpesan soal fairplay, tidak ada pengaturan skor, soal perwasitan ini dipantau. Kedua soal transparansi," katanya.

"Presiden juga berharap adanya prestasi. Selain itu, industri terkait juga harus ikut berjalan," kata Ara.

Pada laga pembuka Piala Presiden di Bandung, Jokowi belum sempat hadir. Namun, ia berencana menghadiri laga lainnya. "Rencana untuk hadir pada final, dan salah satu pertandingan di babak delapan besar, juga semifinal," tukas Ara.

Senada, PSSI mengapresiasi pelaksanaan turnamen Piala Presiden 2019. Sebanyak 30 pertandingan babak penyisih-an grup telah diselesaikan dengan baik dan lancar.

"Terima kasih kepada Ketua Steering Committee, Bapak Maruarar Sirait dan tim yang sukses menyelesaikan babak penyisihan dengan baik. Sejauh ini turnamen berjalan dengan baik dan mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat," kata Komite Eksekutif PSSI, Gusti Randa.

Data yang dihimpun PSSI, to-tal penonton turnamen Piala Presiden 2019 sampai laga terakhir babak penyisihan terca-tat sebanyak 195.535 suporter. Jumlah penonton terbanyak ialah saat laga PSS Sleman versus Persija Jakarta dengan 29.150 suporter. Disusul laga Persela-Arema dengan 28.311 suporter dan Persebaya-Persib 26.834 suporter. Adapun laga Persib-PS Tira Persikabo disaksikan 26.541 suporter.

Total pendapatan tiket pertandingan tercatat Rp5.056.672.272. Pertandingan babak penyisihan Piala Presiden 2019 juga mampu menggaet sebanyak 2.883 pedagang kaki lima dan asongan.

Dari sisi pertandingan, jumlah gol selama fase grup tercatat sebanyak 93 gol. Klub Bhayangkara FC tercatat sebagai klub yang paling produktif dengan 10 gol. Adapun Persela tercatat sebagai tim paling sedikit kebobolan yakni 1 gol.

Duel ulangan

Sementara itu, duel ulangan dipastikan tersaji dalam salah satu laga babak delapan besar Piala Presiden 2019. Hal itu setelah hasil undian di Jakarta, kemarin, memastikan Persebaya Surabaya akan berjibaku dengan Tira-Persikabo. Padahal kedua tim tersebut sudah bertemu di penyisihan, tepatnya Grup A di Bandung.

Partai lain yang tersaji di babak delapan besar ialah du-el antara Kalteng Putra dan Persija Jakarta, Madura United versus Persela Lamongan, serta duel Bhayangkara FC kontra Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga.

"Drawing-nya mengecewakan, sebenarnya Persebaya berharap bertemu Arema. Kalau di final ketemunya Persija," gurau Manajer Persebaya, Candra Wahyudi. Pada bagian lain, CEO Kal-teng Putra Agustiar Sabran mengaku timnya tak gentar bertemu Persija Jakarta pada babak delapan besar. 'Laskar Isen Mulang' malah merasa beruntung bertemu 'Macan Kemayoran. (R-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya