Si Nyonya Tua Ingin Mengubah  Sejarah

Cahya mulyana 
12/3/2019 04:10
Si Nyonya Tua Ingin Mengubah  Sejarah
(Miguel MEDINA / AFP)

JUVENTUS akan menjadi tuan rumah bagi Atletico Madrid di leg kedua 16 besar Liga Champions dini hari nanti. Namun, bukan hal mudah bagi ‘si Nyonya Tua’ untuk bisa meraih hasil yang diinginkan untuk lolos ke babak perempat final.

Kekalahan 0-2 saat melawat ke Wanda Metropolitano, kandang Atletico, menjadi kendala pertama. Untuk lolos, Juventus dituntut menang dengan selisih tiga gol.

Tidak hanya itu, rekor pertemuan dengan Atletico juga menjadi faktor minus ‘si Nyonya Tua’. Dari tiga kesempatan, Juventus belum sekalipun menang atas tim asal Spanyol itu dengan catat­an dua kali kalah dan sekali imbang.

Namun, hal tersebut sama sekali tidak mengurangi keyakinan Cristiano Ronaldo dan kolega untuk membuat kejutan. Walau belum pernah mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-2 di leg pertama, Juventus yakin bisa menciptakan sejarah. 

“Kami tidak berharap kalah 0-2 di leg pertama. Akan tetapi, apa pun bisa terjadi dan kami ingin memberikan respons yang bagus di rumah kami sendiri, di depan para penggemar kami,” kata Ronaldo.

Menurut dia, pertandingan di Stadion Allianz harus menjadi ajang comeback bagi Juventus. Butuh kemenangan tiga gol tanpa balas membuat pelatih Massimiliano Allegri tidak memiliki pilihan selain menerapkan permainan menyerang sejak awal.

Formasi 4-3-3 akan dimainkan Allegri. Ronaldo, yang akan menjadi tumpuan di lini depan bersama Mario Mandzukic dan Federico Bernardeschi, dituntut menunjukkan ketajaman setelah mandul di kandang Atletico.

“Tim percaya diri memain­kan permainan hebat dan saya juga. Untuk penggemar, saya katakan mari berpikir positif, mari kita percaya,” ujarnya.

Ronaldo memang pantas mengusung optimisme tinggi menghadapi Atletico Madrid. Selama kariernya, pemain berjuluk CR-7 itu telah 22 kali menjebol gawang Los Rojiblancos, julukan Atletico Madrid, dalam 32 laga.

“Atletico ialah tim yang kuat dengan pertahanan yang kukuh. Mereka tidak akan mengambil risiko dan akan mengandalkan serangan balik. Namun, kami telah siap dan akan melakukan segalanya untuk mengalahkan mereka,” tandas Ronaldo.    

Belum berakhir
Keunggulan 2-0 di leg pertama membuat Atletico Madrid berada di atas angin. Di kandang Juventus, Antoine Griezmann dan kolega cukup bermain imbang atau maksimal kalah 0-1, untuk merebut tiket ke perempat final.

Walau demikian, pelatih Diego Simeone dipastikan tidak akan menerapkan pola bertahan. Bermain terbuka dan berusaha mencetak gol secepatnya menjadi opsi paling masuk akal bagi Atletico Madrid. “Kami tampil bagus di leg pertama. Namun, persaingan belum berakhir,” jelas Simeone. 

Formasi 4-4-2 mungkin akan diterapkan Simeone. Duet dua pemain Uruguay, Diego Godin dan Jose Maria Gimenez, akan menjadi andalan di jantung pertahanan Atletico Madrid.

Di lini tengah kelincahan dan ketangguhan Rodri Hernandez akan menjadi tumpuan, sedangkan di lini depan duet Griezmann-­Morata menjadi pilihan terbaik Simeone untuk menembus pertahanan Juventus. (AFP/Goal.com/Opn/R-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya