Manchester United tidak Didukung Dewi Fortuna

Cahya Mulyana
11/3/2019 12:30
Manchester United tidak Didukung Dewi Fortuna
(AFP/ Ian KINGTON)

PELUANG demi peluang menghampiri lini depan Manchester United kala bertandang ke kandang Arsenal, Minggu (10/3) malam. Namun, potensi itu tidak mampu menggoyangkan jala sehingga United harus kehilangan poin dan dilewati tuan rumah yang menang 2-0.

United bertandang ke Stadion Emirates dengan penuh percaya diri setelah berhasil mengukir sejarah di Liga Champions sekaligus menyingkirkan raksasa Prancis, Paris Saint-Germain.

Bersama Ole Gunnar Solskjaer, United telah mampu menjalani laga tandang dengan sempurna dan membukukan 13 kali menang serta imbang 2 kali dari 15 pertandingan liga dan FA seteah ditinggal Jose Mourinho pada pertengahan Desember lalu.

United roboh kala tembakan Granit Xhaka dari kejauhan berbelok di separuh jalan sehingga mengecoh penjaga gawang United, David De Gea.

Marcus Rashford dan kawan-kawan juga mendapatkan beberapa kali kesempatan sampai kemelut di kotak penalti Arsenal namun tidak satu pun berbuah gol.

Akibat itu, babak pertama ditutup dengan keunggulan untuk tuan ruma 1-0. Paruh kedua, United meningkatkan intensitas serangan dan memaksa The Gunners memperkuat lapisan bertahannya. Tetapi lagi-lagi peluang tak bisa dikonversi menjadi gol oleh Romelu Lukaku dan barisan depan United.

Baca juga: Arsenal Hadiahi MU Kekalahan Perdana di Liga

Bahkan, Arsenal kerap mengancam gawang De Gea lewat serangan balik dan puncaknya kala gelandang MU, Fred dipastikan wasti melanggar Alexandre Lacazette di dalam kotak pertahanan terakhir. Penalti pun diberikan kepada tuan rumah dan diselesaikan oleh Pierre-Emerick Aubameyang.

Kemenangan 2-0 Arsenal mengangkat tim Unai Emery ke posisi keempat, hanya satu poin di belakang rival London Utara, Tottenham Hotspurs. Itu juga menyebabkan Arsenal melompati United yang berakhir di posisi kelima.

"Kami menciptakan lebih banyak peluang hari ini daripada ketika kami mengalahkan mereka di Piala FA, "kata Solskjaer seperti dilansir dari AFP, Senin (11/3).

Menurut dia, kenyataan sulit ditermia kala bermain menyerang dan membuahkan banyak peluang tetapi berakhir dengan kekalahan.

"Kadang-kadang itu terjadi, kami membentur tiang gawang dua kali dan memiliki lima peluang yang sangat besar. Wasit akan kecewa ketika dia melihatnya karena saya tidak berpikir itu penalti," paparnya.

Ia pun sedikit kecewa karena melawan Arsenal merupakan laga penting untuk berada di zona Liga Champions musim depan. Namun, sisa laga masih menyimpan kesempatan bagi United apabila bisa dimanfaatkan dengan baik.

"Kami hanya harus pergi untuk itu menjelang akhir, tetapi kami tidak benar-benar melakukannya dan itu adalah salah satu hari di mana Anda harus membersihkan diri dari debu," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya