Arsenal Harus Lupakan Impian      

Cahya Mulyana
09/3/2019 03:40
Arsenal Harus Lupakan Impian      
(LOIC VENANCE / AFP)

ARSENAL sepertinya harus mengubur impian meraih gelar musim ini. Saat bertandang ke markas­ Rennes, Stade de la Route de Lorient,­ dalam leg pertama babak 16 besar Liga Europa, kemarin dini hari, the Gunners menyerah 1-3.

Kekalahan itu membuat perjuang­an Arsenal di leg kedua sangat berat. Walau menjadi tuan rumah, Arsenal dituntut menang dengan selisih minimal tiga gol untuk lolos ke perempat final.

Unggul lebih dulu melalui gol cepat Alex Iwobi saat laga baru berlangsung 4 menit, Arsenal akhirnya harus pulang dengan kecewa. Tiga gol balasan tuan rumah yang dicetak Benjamin Bourigeaud (42’), bunuh diri Nacho Monreal (65’), dan Ismaila Sarr (88’) membuat Arsenal berada di ujung tanduk.

Walau peluang mereka tipis untuk lolos, pelatih Arsenal Unai Emery tidak mau lempar handuk. Pelatih asal Spanyol itu memiliki optimisme bahwa tim asuhannya masih punya kans lolos. 

“Tertinggal 1-3 memang membuat kami dalam posisi sulit. Akan tetapi, jika kami bermain seperti yang kami lakukan di 40 menit pertama di depan pendukung kami pekan depan, kami memiliki peluang untuk lolos,” jelas Emery.

Musim ini, Arsenal tinggal memiliki peluang merebut gelar di Liga Europa. Namun, kekalahan telak di kandang Rennes membuat Emery harus melupakan keinginan mempersembahkan gelar bagi Arsenal musim ini. 

Sebelumnya, Arsenal juga tersing­kir di Piala FA dan Piala Liga Inggris. Mesut Oezil dan kolega juga harus melupakan gelar di Liga Primer. Hingga pekan ke-29, Arsenal terpaku di posisi kelima dengan 57 poin, tertinggal 14 poin dari Manchester City yang berada di posisi puncak.

Hasil sebaliknya didapat klub asal kota London lainnya, Chelsea. Menjamu Dynamo Kiev di Stamford Bridge, the Blues menang 3-0 lewat gol Pedro Rodriguez (17’), Willian (65’), dan Callum Hudson-Odoi (90’). Hasil tersebut membuat Chelsea hanya perlu bermain imbang untuk lolos saat melakoni leg kedua di kandang Dynamo, pekan depan.  

“Kami seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak terutama di babak pertama. Namun, kemenangan dengan skor ini merupakan hasil bagus. Tidak kebobolan di laga kandang menjadi hal penting dalam kompetisi seperti ini,” ungkap pelatih Chelsea Maurizio Sarri.

Pertahankan posisi
Dalam lanjutan Liga Primer, Manchester City berpeluang merebut poin penuh di pekan ke-30 dini hari nanti. Bermain di kandang, Stadion Etihad, City diprediksi tidak akan kesulitan mengatasi perlawanan tim papan tengah, Watford.

Tiga poin memang diperlukan City untuk memastikan pucuk pimpinan klasemen tetap dalam genggaman. Pasalnya, Sergio Aguero dan kolega saat ini hanya berjarak satu poin dengan Liverpool yang mengekor di posisi kedua.

Peluang untuk mendulang poin penuh juga didapat Tottenham Hotspur. Walau harus bermain di St Mary Stadium, kandang Southamp­ton, Spurs dinilai tidak akan sulit menuai kemenangan dari tim papan bawah tersebut.

Bagi pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, kemenangan atas Southampton, klub yang pernah dilatihnya, sangat penting. Pasalnya, walau baru memastikan lolos ke perempat final Liga Champions, Spurs belum meraih kemenangan di tiga laga terakhir Liga Primer.

Namun, dalam laga kali ini, Pochettino tidak akan mendam­pingi para pemainnya dari tepi lapangan. Protes kerasnya kepada wasit Mike Dean seusai kekalahan 1-2 dari Burnley, tiga pekan lalu, berujung larangan mendampingi timnya dalam laga kali ini.   

“Itu bukan ide untuk mengajukan banding. Karena dalam pikiran saya itu bukan masalah besar dan itu bukan cara terbaik untuk mengeluh atau berbicara dengan wasit, tetapi saya tidak pernah mengharapkan situasi seperti ini,” kata Pochettino. (AFP/R-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya