Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENANGAN 2-1 di leg pertama membuat Real Madrid hanya butuh hasil imbang saat menjamu Ajax Amsterdam di leg kedua babak 16 besar Liga Champions dini hari nanti. Namun, Los Blancos dipastikan akan ngotot meraih kemenangan di Santiago Bernabeu kali ini.
Tim besutan Santiago Solari itu memang butuh kemenangan untuk menaikkan moral yang runtuh. Di dua laga kandang terakhir, Karim Benzema dan kolega tidak berkutik kala menjamu seteru abadi, Barcelona.
Di leg kedua semifinal Copa del Rey, Kamis (28/2), Madrid dipermalukan Barcelona dengan skor telak 0-3. Hanya berselang empat hari, publik Santiago Bernabeu kembali membisu setelah tim kesayangan mereka tunduk 0-1 di laga La Liga.
“Kami harus bereaksi atas apa yang terjadi saat ini. Ini mungkin salah satu pekan terberat saya di Madrid,” ungkap pemain belakang Dani Carvajal.
Hal yang sama diungkapkan Luka Modric. Gelandang asal Kroasia itu mengakui kalah dua kali secara beruntun dari rival utama merupakan sesuatu yang menyesakkan.
“Tapi kami harus melupakannya. Liga Champions selalu sangat penting. Apalagi kami akan menghadapi tim muda yang memiliki ambisi besar,” ungkapnya.
Madrid terakhir kali mengalami tiga kekalahan beruntun di kandang pada musim 2003-2004 saat ditangani Carlos Queiroz. Jika mengikuti jejak pendahulunya tersebut, bukan tidak mungkin Solari tidak akan menyelesaikan kontrak hingga 2021 alias dipecat.
Namun, kondisi Los Blancos saat ini tidak ideal. Menghadapi Ajax, Solari dipastikan kehilangan kapten kesebelasan dan juga palang pintu lini pertahanan, Sergio Ramos, yang terkena skors.
“Sayang sekali Sergio Ramos tidak bisa tampil. Ia seorang pemimpin. Namun, kami memiliki pemain yang memiliki pengalaman dan kualitas seperti dirinya,” ungkap Solari.
Di lini depan, Solari juga menghadapi masalah dengan menurunnya performa Gareth Bale. Buruknya penampilan pemain asal Wales tersebut dinilai menjadi penyebab dua kekalahan beruntun dari Barcelona.
Manfaatkan kondisi
Di kubu Ajax, kekalahan di leg pertama sama sekali tidak mengurangi optimisme meraih hasil positif di ibu kota Spanyol. Tim besutan Erik ten Hag itu tidak mau kehilangan keyakinan untuk bisa membuat kejutan menyingkirkan Madrid, juara Liga Champions di tiga edisi terakhir.
Berbeda dengan Madrid, Ajax sedang dalam kondisi percaya diri yang tinggi. Selepas kalah 1-2 di leg pertama, Ajax menyapu bersih kemenangan dalam tiga penampilan terakhir.
Gelandang Ajax, Frenkie de Jong, mengatakan apa yang terjadi di Madrid menjadi keuntungan dan akan dimanfaatkan semaksimal mungkin. Menurut De Jong, kondisi mental Benzema dan kawan-kawan yang sedang turun akan dimanfaatkan Ajax untuk meraih kemenangan dan lolos ke babak selanjutnya.
“Kondisi Madrid sedang tidak bagus dan mereka juga tidak akan diperkuat Sergio Ramos. Mereka memang menjadi favorit. Namun, kami akan berusaha memanfaatkan kondisi yang mereka alami saat ini,” ujar pemain yang musim depan akan berkostum Barcelona itu. (AFP/UEFA/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved