Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NASIB kurang beruntung sepertinya masih akrab menaungi Tottenham Hotspur. Terbukti setelah menelan dua kekalahan beruntun, the Lilywhites kembali gagal memetik poin penuh.
Kali ini tim besutan Mauricio Pochettino itu harus puas bermain imbang 1-1 dengan rival sekotanya Arsenal di Wembley Stadium, tadi malam.
Memang tambahan satu poin itu belum menggusur posisi Spurs dari peringkat ketiga klasemen. Dengan koleksi 61 poin, mereka masih unggul empat angka atas Arsenal.
Namun, ancaman justru datang dari Manchester United. Mereka hanya tinggal unggul tiga poin dari 'Setan Merah' jika tim besutan Ole Gunnar Solskjaer mengalahkan Southampton. Hingga berita ini diturunkan, MU masih bertanding.
Saat menjamu 'Meriam London', Spurs sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Aaron Ramsey pada menit ke-16. Untungnya wasit memberi mereka hadiah penalti pada menit ke-74. Harry Kane yang ditunjuk menjadi algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.
Ancaman tetangga
Sementara itu, Liverpool tidak mau tersandung di tangan tetangganya sendiri dalam perburuan mereka merebut gelar Liga Primer Inggris musim ini. Itu sebabnya mereka akan tetap datang dengan kekuatan penuh saat bertandang ke kandang Everton di Goodison Park, malam ini.
Alih-alih mendapat 'bantuan' dari tetangganya itu, para punggawa the Reds yakin betul mereka akan mendapat sambutan tidak ramah dari the Toffees. Apalagi kubu tuan rumah masih menyimpan kesal atas hasil derbi Merseyside terakhir di Anfield pada akhir tahun lalu.
Kala itu 'si Merah' menang lewat gol Divock Origi di menit-menit terakhir pertandingan yang diakhiri dengan selebrasi sang arsitek Juergen Klopp dengan berlari ke tengah lapangan meski laga belum usai. Hal itulah membuat kubu the Toffees begitu kesal.
Tidak berlebihan jika derbi Merseyside edisi ke-233 nanti diprediksi akan berlangsung lebih panas daripada biasanya. The Toffees dipastikan bukan saja ingin membalas sakit hati tersebut, melainkan juga akan berusaha mengganggu upaya sang tetangga untuk juara.
Situasi itu disadari betul oleh para punggawa 'si Merah'. Meski begitu, mereka mengaku sudah siap menghadapi kemarahan sang tetangga.
"Tentu saja fan Everton tidak ingin kami memenangi apa pun, suporter kami juga sama seperti mereka. Itu cuma sangat emosional. Itulah sepak bola," cetus Juergen Klopp.
"Goodison pasti akan bising dan liar, tetapi kami harus siap dan menunjukkan hal yang sama di atas lapangan," lanjut arsitek asal Jerman itu.
"Saya yakin itu akan menjadi laga yang sulit. Mereka tidak akan kekurangan motivasi," timpal gelandang Liverpool, Georginio Wijnaldum.
The Reds membutuhkan tambahan tiga angka untuk menjaga posisi mereka di puncak klasemen dan sekaligus menghindari diri dari kejaran Manchester City. Hal yang sama dibutuhkan Everton yang kini ada di posisi kesembilan.
"Tanpa adanya insiden (di Anfield) itu sekalipun, laga derbi selalu istimewa bagi kedua tim dan fan setiap klub. Jadi, kedua tim pasti akan sama-sama ngotot untuk menang," tegas arsitek Everton, Marco Silva. (AFP/Guardian/X-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved