Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya menetapkan musim kompetisi 2019 akan mulai digulirkan di pekan pertama Mei mendatang. PSSI memastikan tidak akan lagi ada penundaan dimulainya kompetisi tahun ini
Keputusan tersebut sesuai dengan mandat Kongres Tahunan PSSI di Bali beberapa waktu lalu. Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria di Jakarta, kemarin, seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi.
"PSSI memastikan tetap konsisten untuk menggelar Liga 1 2019 pada Mei. Keputusan ini bersifat bulat, semua klub menyetujui-nya. PSSI terbuka mendengarkan aspirasi voters," jelas Ratu Tisha.
Lebih jauh, Ratu Tisha mengatakan PSSI telah menugasi Gusti Randa dan Dirk Soplanit selaku Komisaris dan Direktur PT LIB untuk melakukan langkah-langkah agar kompetisi bisa digelar seusai jadwal. Gusti dan Dirk yang merupakan anggota Exco PSSI ditunjuk menjadi komisaris dan direktur dalam manajemen interim di PT LIB dalam RUPSLB.
"Mereka sama-sama memastikan bersama dengan klub para pemegang saham, kompetisi Liga 1 2019 kita pastikan akan kick-off paling cepat 1 Mei selambat-lambatnya 8 Mei 2019," tambah Ratu Tisha.
Di sisi lain, petinggi PT LIB langsung dihadapkan pada problem tunggakan kewajiban yang belum terbayar. PT LIB dilaporkan masih belum melunasi utang Rp2 miliar kepada klub-klub Liga 1 2018.
Tentang hal tersebut, Dirk Soplanit mengaku akan berupaya keras memenuhi kewajiban itu. Meski demikian, ia menilai tugas itu akan berat mengingat kondisi PSSI dan sepak bola nasional sedang dirundung masalah.
"Kewajiban yang belum diselesaikan tidak dapat diabaikan. Tentu tidak akan mudah, tapi kami akan selesaikan apa pun yang belum dipenuhi. Semoga saja kewajiban yang belum diselesaikan pada periode ini bisa diselesaikan," ucap Dirk.
Revisi sanksi
Di sisi lain, PSSI memutuskan merevisi sejumlah sanksi dan denda yang dijatuhkan Komisi Displin (Komdis). Salah satunya ialah sanksi bagi pendukung Persib Bandung.
Bobotoh, sebutan pendukung fanatik Persib, dikenai sanksi dilarang memberikan dukungan di stadion hingga pertengahan kompetisi 2019 menyusul pengeroyokan hingga menyebakan tewasnya seorang pendukung Persija, Haringga Sirila. Peristiwa terjadi sesaat sebelum partai Persib kontra Persija digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, beberapa waktu lalu. PSSI kini mencabut sanksi yang dijatuhkan kepada suporter Persib tersebut.
Soal denda kepada klub, PSSI memutuskan untuk mengembalikan sebagian nilai denda yang dijatuhkan kepada klub sebagai dukungan finansial dalam program edukasi suporter (fans management) yang harus dilakukan di klub. Keputusan sekaligus program itu akan melibatkan semua klub peserta kompetisi Liga 1 2018 tanpa terkecuali.
"Keputusan ini diambil setelah dilakukan telaah panjang dan hati-hati. Dengan tujuan yang terukur, yaitu perbaikan kualitas penyelenggaraan pertandingan, dibarengi upaya edukasi suporter oleh klub," kata Ratu Tisha. (R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved