Aib Besar Los Blancos di Kandang

(Marca/Sat/R-1)
28/2/2019 23:45
Aib Besar Los Blancos di Kandang
( OSCAR DEL POZO / AFP)

REAL Madrid sempat di atas angin karena sukses menahan imbang 1-1 Barcelona di leg pertama babak semifinal Copa del Rey, awal bulan ini. Namun, hasil di Camp Nou tersebut gagal dimaksimalkan Los Blancos untuk merebut tiket ke final.

Menjadi tuan rumah di leg kedua dini hari kemarin, Madrid justru tampil melempem. Di depan pendukungnya di Santiago Bernabeu, Madrid harus menanggung malu kalah tiga gol tanpa balas.

Hasil tersebut membuat klub ibu kota Spanyol itu kalah agregat 1-4. Di final, Barcelona akan bertemu pemenang semifinal antara Real Betis dan Sevilla.

Kegagalan itu tentu sangat menyakitkan, apalagi laga ini berstatus El Clasico. Haram hukumnya bagi tim tuan rumah untuk kalah, tapi Madrid harus menerimanya.

Madrid menyerah karena dua gol Luis Suarez, menit ke-50 dan penalti menit ke-73. Satu gol lain merupakan catatan bunuh diri bek Raphael Varane (69').

"Kami tahu bahwa jika kami mencetak gol, kemudian mereka akan keluar menyerang dan kami punya lebih banyak ruang. Pertandingan selalu ada sisi baik dan buruk. Kami tidak bermain seperti yang kami inginkan, tapi ini hasil laga yang kami inginkan," ungkap Suarez.
Pelatih Madrid, Santiago Solari, memilih membela diri atas kekalahan ini. Ia menyebut timnya tetap kalah secara terhormat.

"Kami mencoba mengeluarkan energi dengan tepat, tapi kami tidak mampu mengakhirinya. Kami telah kalah dengan kehormatan, tapi kami sedih karena ini pukulan berat bagi kami. Ini bukan kegagalan karena kami telah mencapai semifinal. Jadi, kami harus mencoba lagi," kata Solari.

Kegagalan di Copa del Rey membuat Madrid hanya memiliki peluang besar meraih trofi juara di Liga Champions. Di La Liga, walau berada di peringkat ketiga, Madrid sulit mengejar Barcelona yang berada di posisi teratas karena terpaut sembilan poin.

Tidak hanya itu, kekalahan dari Barcelona membuat nama Cristiano Ronaldo yang telah dilepas ke Juventus, kembali diperbincangkan publik. Namun, gelandang Madrid, Casemiro, memilih tak mengindahkannya. Ia menilai Madrid memiliki Karim Benzema sebagai penyerang terbaik di dunia.

"Kita tidak dapat membicaraka seseorang yang tidak ada di sini. Cristiano tidak di sini, tapi seminggu lalu Karim merupakan pemain terbaik nomor sembilan di dunia," kata pesepak bola Brasil itu. (Marca/Sat/R-1)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya