Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MINIMNYA pilihan di lini depan menjadi salah satu penyebab kegagalan Persija meraih poin penuh di laga perdana penyisihan Grup G Piala AFC 2019 kemarin. Tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, 'Macan Kemayoran' harus puas bermain imbang tanpa gol dengan wakil Vietnam, Becamex Binh Duong.
Absennya penyerang inti Marko Simic membuat daya gedor lini depan Persija menurun drastis. Silvio Escobar yang diharapkan bisa menggantikan peran Simic, belum berada di performa terbaik. Mantan penyerang Perseru Serui ini hanya bermain 63 menit sebelum ditarik keluar lapangan.
"Sulit bagi saya karena pilih-an di lini depan minim. Untuk Escobar, sudah saya sampaikan kekhawatiran soal kondisinya. Dia belum siap untuk main penuh. Tapi, kami akan perbaiki kondisinya di laga-laga selanjutnya," kata Kolev.
Pelatih asal Bulgaria itu me-mang mencoba memaksimalkan peran Escobar dengan memainkan formasi 4-1-4-1. Namun, penjagaan dua palang pintu Binh Duong--Veniamin Shumeyko dan Ali Rabo--sangat menyulitkan pergerakannya.
Sementara itu, sokongan dari lini kedua yang diharapkan datang dari Bruno Matos dan Riko Simanjuntak juga tak berjalan efektif. Praktis tidak ada peluang terbuka yang tercipta di babak pertama.
Seusai turun minum, Kolev mencoba meningkatkan daya gedornya dengan memasukkan Novri Setiawan dan Fitra Ridwan. Namun, taktik tersebut tidak memberikan efek positif.
"Kami kuat di 70 menit pertama, namun menurun setelahnya. Tapi, saya terima kasih kepada pemain karena sudah kerja keras. Kami pantas menang," imbuh Kolev.
Pelatih Becamex Binh Duong, Tran Minh Chien mengaku cukup puas dengan hasil imbang yang didapat. "Beberapa pemain kami tidak fit dan juga diisi banyak pemain muda. Tapi, ini laga yang sulit karena di sini cuaca sangat terik," jelasnya.
Adaptasi lapangan
Di sisi lain, PSM Makassar akan memulai perjuangan di dengan melakoni laga tandang. Berada di Grup H, Juku Eja, julukan PSM, akan dijamu Home United di Stadion Jalan Besar Singapura malam ini.
Mencuri poin di kandang Home United jadi target yang dibidik PSM. Namun, pelatih PSM Darije Kalezic menyatakan tidak melakukan persiapan khusus menghadapi laga malam nanti.
"Ini seperti pertandingan-pertandingan lainnya. Namun, kami optimistis bisa meraih poin," ujarnya.
Adapun asisten pelatih Imran Amirullah menyoroti lapangan sintetis di Stadion Jalan Besar. Menurutnya, bermain di lapang-an sintetis akan menjadi pengalaman baru para pemain.
"Kami berangkat 24 Februari agar memiliki waktu lebih lama beradaptasi dengan lapangan. Saya berharap pemain bisa menyesuaikan diri dengan jenis lapangan. Kami tidak ingin sia-sia datang ke Singapura," ujarnya.
Gelandang PSM Rizky Pellu juga bertekad memberikan yang terbaik pada laga ini. "Kami bisa beradaptasi cepat dengan jenis lapangan, sehingga dapat menampilkan performa sesuai harapan," tegasnya.
Dari kubu Home United kemenangan menjadi bidikan tim besutan Saswadimata Dasuki tersebut. Gelar di ajang Chari-ty Shield Singapura akhir pekan lalu dijadikan modal untuk meraih kemenangan perdana di penyisihan Grup H. "Ini pertandingan yang harus dimenangi," jelas striker Home United Adam Swandi. (R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved