Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Persija Jakarta ingin mengawali perjuangan di babak penyisihan Grup G Piala AFC 2019 dengan sempurna. Terlebih ‘Macan Kemayoran’ akan menjalani laga pertama melawan wakil Vietnam, Becamex Binh Duong, di depan pendukung sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, sore ini.
Pelatih Persija Ivan Kolev mengaku sudah menyimpan senjata rahasia menghadapi Binh Duong. Ia paham gaya bermain calon lawannya tersebut.
“Pertandingan akan sangat ketat karena kita besok (hari ini) ketemu tim yang bagus. Kami sudah lihat satu pertandingan mereka. Tapi kami tahu kekuatan sendiri, kami ada senjata juga. Saya yakin kalau pemain kami bisa kasih terbaik, kami bisa menang,” jelas pelatih asal Bulgaria.
Kolev mungkin akan menggunakan skema 4-2-3-1 dengan memaksimalkan sejumlah punggawa baru, seperti Steven Paulle, gelandang Rohit Chand, dan penyerang Silvio Escobar. Namun, mantan pelatih PS Tira itu mengaku masih melihat kondisi fisik ketiga pemain tersebut karena baru saja bergabung dengan tim.
“Saya justru khawatir kondisi Escobar dan pemain baru yang masuk di tim. Termasuk Paulle dan Rohit. Semoga mereka kondisinya bagus,” tutupnya.
Tekad meraih kemenangan juga disuarakan Ramdani Lestaluhu. “Besok (hari ini) laga pertama sekaligus kandang pertama. Di tiap laga kandang harus maksimal karena di sistem ini kami butuh poin,” jelas gelandang Persija tersebut.
Kedua tim tercatat belum pernah bersua sebelumnya. Namun, Persija punya pengalaman melawan tim asal Vietnam. Di penyisihan Piala AFC 2018, Persija menghadapi Song Lam Nghe An (SLNA) yang kala itu masih dipimpin Stefano Cugurra dengan menahan imbang SLNA 0-0 di laga tandang dan menang 1-0 saat laga kandang.
Kendati demikian, pelatih Binh Duong Tran Minh Chien tak sepakat jika timnya disamakan dengan SLNA. Ia menyebut gaya permainan timnya jauh berbeda jika dibandingkan dengan SLNA.
“Gaya antara SLNA dan Binh Duong berbeda. Tahun lalu SLNA kalah di menit-menit terakhir, mereka punya gaya bermain yang cepat. Tapi kami punya filosofi permainan tersendiri. Jadi, tidak akan memakai strategi yang sama,” jelasnya. (Sat/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved