VAR Buat Madrid Senang dan Ajax Meradang

Satria Sakti Utama
15/2/2019 03:30
VAR Buat Madrid Senang dan Ajax Meradang
(Mladen ANTONOV / AFP)

REAL Madrid benar-benar merasa beruntung dengan penggunaan video assistant referee (VAR) di Liga Champions. Dengan adanya teknologi tersebut mereka terhindar dari nasib buruk saat berkunjung ke Johan Cruijff Arena, markas Ajax Amsterdam, kemarin dini hari WIB.

Bukan itu saja, Los Blancos bahkan mencatatkan diri sebagai tim pertama yang mengalahkan Ajax di kandangnya sendiri musim ini setelah menang 2-1 dalam laga tersebut.

Dalam laga tersebut, tuan rumah sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat gol Alejandro Tagliafico menit ke-38. Namun, wasit Damir Skomina memutuskan membatalkan gol itu dan beralasan terjadi pelanggaran lebih dahulu setelah striker Dusan Tadic mencoba menghalangi pergerakan kiper Real Madrid Thibout Courtois.

Keputusan itu membuat Los Blancos seperti mendapatkan momentum untuk bangkit. Mereka bahkan berbalik unggul lebih dahulu berkat gol Karim Benzema di menit ke-60. Meski winger Ajax Hakim Ziyech sempat menyamakan skor 15 menit berselang, tapi Madrid berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Ajax di menit-menit akhir. Pemain pengganti Marco Asensio pun memastikan kemenangan raksasa Spanyol itu setelah memanfaatkan umpan silang Dani Carvajal.

Seusai laga, pelatih Real Madrid Santiago Solari memuji penggunaan teknologi VAR di laga itu. Ia menilai VAR telah memberikan referensi yang jitu bagi wasit dalam mengambil keputusan. “Kami tidak punya elemen untuk membuat pertimbangan. Kami tak memiliki monitor. Oleh karena itu, kami percaya apa VAR dan wasit katakan,” ungkap arsitek asal Argentina itu.

Hal senada disampaikan kapten Madrid Sergio Ramos. Ia bahkan menyebut telah jatuh hati dengan teknologi yang resmi dirilis pertama kali pada ajang Piala Dunia Antarklub 2016 silam. “VAR membuat sepak bola lebih adil,” ujar Ramos.

Kemenangan ini membuat Madrid hanya membutuhkan minimal kekalahan 1-0 atau hasil seri di laga leg kedua untuk lolos ke babak selanjutnya. Adapun, ‘de Amsterdamers’, julukan Ajax, mengusung misi wajib menang.

Kagumi Junior
Di sisi lain, kubu Ajax menjadi pihak yang dirugikan dengan keputusan tersebut. Terlepas dari hasil laga itu, arsitek Ajax Erik ten Hag tidak segan untuk memuji winger belia Madrid, Vinicius Junior.

Pesepak bola 18 tahun itu memang tampil impresif dalam membongkar pertahanan Ajax selama 81 menit di lapangan. Tusukannya dari sisi kiri tak jarang membuat bek Ajax Noussair Mazraoui keteteran menjaga-nya.  Puncak penampilannya ialah sumbangan assist yang membuat Karim Benzema leluasa merobek gawang kiper Andre Onana pada menit ke-60.

“Dia (Junior) semakin jelas menunjukkan diri bahwa dia pemain yang sangat luar biasa,” kata Ten Hag.

Meski kecewa, Ten Hag mengaku senang dengan penampilan anak asuhnya. Ia pun masih optimistis mampu membalas kekalahan di Santiago Bernabeu awal Maret mendatang. Ajax membutuhkan kemenangan minimal 3-2 atau 2-0 untuk lolos ke babak delapan besar.  (AFP/Goal/R-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya