Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH sementara Manchester United Ole Gunnar Solskjaer, menyusul kekalahan dari Paris Saint-Germain (PSG) 0-2, mengatakan klub Ligue 1 itu menunjukkan level permainan yang baru bagi United.
PSG memberi kekalahan pertama bagi Solskjaer ketika bertandang ke Old Trafford untuk laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2) dini hari WIB.
"Kami melawan tim yang hebat. Para pemain kami hari ini kecewa tentunya, tapi saya kira mereka tahu jika kami harus meningkatkan level permainan kami jika ingin mencapai tingkatan yang ingin kami raih," kata Solskjaer.
"Ini seperti cek realitas, kalian bisa melihat kekuatan yang mereka miliki ketika mereka menurunkan pemain mereka," imbuhnya.
Pelatih asal Norwegia itu bersikeras kekalahan mereka tidak akan merusak momentum yang telah mereka bangun di liga domestik.
Baca juga: PSG Patahkan Rekor tidak Terkalahkan Solskjaer
"Tidak sama sekali karena dengan mereka kami harus bangkit dan di turnamen, dalam hal ini Liga Champions, di mana akan selalu sulit. Tapi mata pencaharian kami adalah liga domestik, jadi saya tidak takut dengan itu," kata Solskjaer.
PSG, yang bermain tanpa Neymar dan Edison Cavani yang cedera, membungkam Manchester United dua gol tanpa balas lewat penampilan impresif Presnel Kimpembe dan Kylian Mbappe.
"Kami senang, tapi ini baru separuh jalan," kata Mbappe. "Pada 20 menit terakhir kami kelelahan. Sekarang kami memiliki tiga pekan untuk meyakinkan jika kami siap untuk lolos."
United sebelumnya tidak pernah kalah ketika bermain kandang di kompetisi Eropa dengan selisih gol lebih dari satu.
Ini adalah kekalahan pertama bagi Solskjaer setelah menggantikan Jose Mourinho pada Desember. Di bawah asuhan pelatih asal Norwegia itu MU menang 10 kali dari 11 laga di turnamen domestik.
"Ketika mereka membuat gol pertama... mereka memiliki momentum dan mulai mengendalikan permainan," kata Solskjaer.
MU harus bekerja keras di laga leg kedua di markas PSG.
"Gunung ada untuk didaki. Kalian tidak bisa rebahan dan mengatakan ini selesai. Hari ini menjadi semacam cek realitas dari level tim-tim ini," kata Solskjaer. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved