Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LIVERPOOL masih menjadi kandidat nomor 1 untuk menjuarai Liga Primer Inggris musim ini. Namun, tekanan dari Manchester City yang menjadi pesaing utama dan rentetan hasil negatif membuat tim asuhan Juergen Klopp ini dalam tekanan jelang melawan Bournemouth di Anfield, malam ini.
The Citizens julukan City sukses merebut singgasana pimpinan klasemen Liga Primer Inggris setelah menaklukkan Everton tengah pekan lalu. City unggul selisih gol dari Liverpool setelah koleksi poin dua tim serupa, 62 angka. Hanya, Liverpool masih menyimpan satu laga lebih sedikit daripada City.
Artinya, the Kop bisa merebut kembali singgasana Liga Primer Inggris jika menang atau mininal seri. Persoalannya ialah Liverpool tengah dalam tren tak mengesankan. Tim ‘Merseyside Merah’ itu hanya merebut dua kali hasil seri 1-1 ketika melawan Leicester City dan West Ham United.
Kendati demikian, kiper Liverpool Alisson Becker menyebut tidak terganggu dengan banyak tekanan yang dirasakan timnya. Mereka pun tetap fokus untuk mengejar gelar Liga Primer Inggris yang sudah 19 tahun tidak menyambangi Anfield.
“Tekanan pada kami masih sama. Kami tidak memikirkan Manchester City, kami memikirkan diri kami sendiri. Kami hanya berpikir tentang apa yang dapat kami lakukan untuk bergerak ke depan demi menjuarai Liga Primer. Kami fokus untuk kembali meraih kemenangan dan kembali ke puncak klasemen,” jelas Alisson.
Klopp patut bersyukur karena ia dapat menurunkan para pemain terbaiknya, terutama di lini tengah. Gelandang Jordan Henderson serta Georginio Wijnaldum diketahui telah mengikuti sesi latihan pekan ini. Mereka pun berpeluang tampil melawan Bournemouth. Kondisi yang sama juga terjadi kepada bek kanan Trent Alexander-Arnold.
Di kubu tim lawan, the Cherries tengah berjuang melawan inkonsistensi. David Brooks dkk dihujani pujian pascamenumbangkan Chelsea dengan skor telak pada akhir Januari lalu. Tak tanggung-tanggung, empat gol disarangkan Bournemouth ke gawang Kepa Arrizabalaga kala itu.
Lupakan PSG
Pada bagian lain, arsitek Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, meminta para pemainnya untuk tidak memikirkan pertandingan di Liga Champions melawan Paris Saint-Germain, tetapi fokus pada laga melawan Fulham di Craven Cottage, malam ini. Pasalnya, hal itu penting untuk menjaga persaingan mereka di klasemen Liga Primer.
“Tentu saja kami harus melakukannya selangkah demi selangkah. Jika ingin menembus posisi empat besar, kami harus memperbaiki diri. Dalam dua bulan ini kami melakukan pekerjaan yang luar biasa. Itu cukup baik, tetapi kami tidak boleh berpuas diri.”
Pernyataan Solskjaer itu memang tidak berlebihan. Untuk sementara ini, ‘Setan Merah’ ada di peringkat kelima dengan 48 poin dari 25 laga. Mereka hanya unggul satu angka atas Arsenal yang ada di posisi keenam. Namun, mereka hanya tertinggal dua angka dari tim peringkat keempat Chelsea.
Artinya, jika sampai kalah atau seri dalam laga nanti, mereka bisa kembali digeser Arsenal yang pada waktu hampir bersamaan menghadapi Huddersfield Town. Namun, jika menang, mereka bisa menggeser Chelsea yang akan berjibaku dengan Manchester City keesokan harinya. (AFP/BBC/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved