Persija Dinilai tak Profesional

(Sat/R-2)
09/2/2019 03:40
 Persija Dinilai tak Profesional
(DOK.PERSIJAOFFICIAL )

KESUKSESAN Persija Jakarta menjuarai Liga 1 musim lalu ternyata justru seperti menjadi petaka. Satu per satu punggawa mereka hengkang. Diawali beberapa pemain mereka, kemudian pelatih, dan terakhir Direktur Utama Persija Gede Widiade dan sejumlah jajarannya tiba-tiba mengumumkan keputusan yang mengejutkan untuk menanggalkan jabatan mereka pada tengah pekan ini.

Alasan mundurnya pengusaha asal Surabaya itu karena merasa sudah memenuhi target juara kompetisi Liga 1 pada musim lalu. Ia pun menjelaskan bahwa Direksi PT Persija Jaya Jakarta juga telah melakukan restrukturisasi kepengurus­an dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) dan mencopotnya dari jabatan Direktur Utama pada Desember 2018. Gede diberikan jabatan baru sebagai Direktur Olahraga, tapi ia memilih mundur.

Namun, Ketua Dewan Pembina Persija Jakarta Syafruddin menukil fakta lainnya. Pria yang saat ini menduduki kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-Rebiro) menyebut bahwa mundurnya Gede dan koleganya karena ketidakprofesionalan direksi dan manajemen Persija Jakarta.

“Saya hanya pembina, tak tahu soal manajerial. Saya hanya dipamiti karena mereka merasa ada hal-hal yang tidak profesional,” jelas Syafruddin di Jakarta, Jumat (8/2).

Ketidakprofesionalan itu kata Syafruddin salah satunya terkait dengan pemindahan kantor Persija dari wilayah Duren Tiga Jakarta Selatan ke kawasan Kuningan. Gede mengaku tak tahu kantor Persija saat ini.

Kendati demikian, hal itu ditepis Presiden Persija Jakarta Ferry Paulus. Ia menjelaskan hampir tidak mungkin Gede tidak mengetahui kebijakan baru direksi, termasuk perpindahan kantor Persija Jakarta yang baru.

Pada bagian lain, pemilik Bali United Pieter Tanuri memastikan timnya terbebas dari upaya melakukan pengaturan skor. Ia pun siap diperiksa pihak berwajib jika ada indikasi melakukan pelanggaran hukum. (Sat/R-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya