Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENAMPILAN impresif ditunjukkan Manchester United selama ditangani Ole Gunnar Solskjaer. Sejak dibesut pelatih asal Norwegia tersebut pada Desember 2018, Red Devils belum terkalahkan dalam 10 pertandingan di seluruh kompetisi.
Bahkan, delapan catatan tidak terkalahkan itu di antaranya didapat United di Liga Primer Inggris. Rinciannya adalah tujuh kemenangan dan satu kali imbang. Berkat hasil itu pula United sukses naik ke posisi kelima klasemen sementara.
Namun, catatan impresif United tidak membuat pelatih Fulham Claudio Ranieri berkecil hati. Pelatih asal Italia tersebut justru bertekad membawa timnya memutus rekor tak terkalahkan United saat kedua tim akan saling bersua pada pekan ke-26, Sabtu 9(/2) malam WIB.
Kemenangan juga ingin diraihnya demi mengakhiri catatan minor di Liga Primer Inggris.
"Kami harus positif dan harus berjuang. Jika kami tidak bertarung dan kalah, Anda kalah sebelum berperang," ujar Ranieri.
Baca juga: Lingard Berharap MU Permanenkan Solskjaer
"Ini bukan tragedi. Ini sepak bola. Kami harus bertarung dulu. Jika kami mendapat lawan lebih baik, kami juga harus tampil lebih baik. Saya ingin melihat para pemain saya berjuang sampai akhir. Fan akan senang melihat para pemain bertarung untuk setiap pertandingan," lanjutnya.
"Cepat atau lambat, United akan kalah. Kenapa hal itu tidak terjadi saat melawan kami?" tutur Ranieri.
Kemenangan tentu tidak akan mudah didapat Fulham pada laga nanti. Mengingat, United juga sedang dalam motivasi tinggi meraih tiga angka demi membuka kesempatan naik ke posisi empat besar.
Saat ini, United yang berada di peringkat kelima dengan 48 poin hanya terpaut dua poin dari Chelsea di peringkat keempat. (Medcom/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved