Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SRIWIJAYA FC harus puas hanya bermain 1-1 di markas PS Keluarga USU, Stadion Mini USU, dalam laga kedua babak 32 besar Piala Indonesia 2018/2019, kemarin. Namun, hasil itu sudah cukup untuk mengantar 'Laskar Wong Kito' lolos ke babak selanjutnya.
Karena bermain di depan pendukung, PS Keluarga USU tampil langsung menekan. Dengan bermain menyerang, PS Keluarga USU berusaha membongkar pertahanan Sriwijaya FC
Namun, Sriwijaya FC yang unggul kualitas pemain mencetak gol lebih dulu melalui gol Muhammad Andes Adinata saat laga memasuki menit ke-24. Setelah tertinggal satu gol, PS Keluarga USU berusaha membalas dengan makin meningkatkan tekanan ke pertahanan tim tamu.
Usaha tuan rumah menyamakan kedudukan baru terwujud 1 menit jelang laga usai melalui tendangan Achmad Yowanda. Hasil imbang itu membuat Sriwijaya FC lolos dengan agregat kemenangan 7-3 setelah di laga pertama menang 6-2.
Walau gagal meraih kemenangan, pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan mengaku cukup puas dengan hasil yang didapat tim asuhannya. "Pertandingan tadi sangat menarik. Semangat mereka sangat merepotkan. Tapi kami bisa meredamnya. Kami juga bermain tanpa beban saja," kata Hartono.
Sementara itu, striker Sriwijaya Talaohu Abdul Mushafry mengaku puas meski laga berlangsung dalam tensi tinggi. Beberapa kali Mushafry bersitegang dengan pemain lawan.
"Saya pikir dalam sepak bola biasa seperti itu. Mereka pemain muda punya semangat. Tensi tinggi sepak bola biasa di lapangan. Kadang-kadang emosi keluar dengan sendirinya. Kadang sebagai pemain bola, saya merasa permainan negatif kurang bagus," ujarnya.
"Secara keseluruhan motivasi mereka luar biasa. Hasil 1-1 ini cukup. Lapangan juga kurang memadai. Sebagai pemain saya mensyukuri hasil ini," bebernya.
Di lain pihak, asisten pelatih PS Keluarga USU, Yudha Hendrawan, mengaku timnya memetik banyak pelajaran dari gelaran Piala Indonesia. Pencapaian lolos ke babak 32 besar menurutnya sudah cukup baik bagi tim Liga 3 Sumatra Utara ini.
"Kami cukup puas dengan hasil ini. Instruksi berjalan dengan baik. Walaupun (kami) gagal lolos, banyak pengalaman yang kami dapat dari laga lawan Sriwijaya. Mereka tim besar. Mungkin jadi pelajaran bagi kami agar bisa lebih baik lagi. Apalagi diperkuat banyak pemain muda," tambahnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved