Salah Jadi Sasaran Aksi Rasisme di Markas West Ham

Kautsar Halim
07/2/2019 12:30
Salah Jadi Sasaran Aksi Rasisme di Markas West Ham
(Glyn KIRK/AFP)

AKSI rasisme kembali menodai laga Liga Primer Inggris. Kali ini, giliran striker Liverpool Mohamed Salah yang jadi korban.

Salah dicemooh saat Liverpool bermain imbang 1-1 dengan West Ham United di Stadion London, Selasa (5/2) dini hari WIB. Itu terjadi ketika dia sedang mengambil tendangan sudut yang memang dekat dengan tribun penonton.

Aksi rasisme itu baru terdeteksi setelah laga karena beredar ungguhan video di Twitter yang menyuarakan kata-kata kasar, termasuk melecehkan Islam, agama Salah. Merespons itu, tidak sedikit warganet yang geram.      

"Saya muak dengan apa yang terdengar di sini. Orang seperti dia (oknum suporter West Ham) tidak pantas dapat tempat dalam masyarakat kita, apalagi sepak bola. #kicracismout," tulis salah satu pernyataan di kolom komentar video tersebut.

Baca juga: Kalahkan Everton, Manchester City Naik ke Puncak Klasemen

Pihak West Ham juga tidak berdiam diri mengetahui beredarnya video yang mencoreng nama klub. Mereka berinisiatif melakukan investigasi dan menyerahkan orang-orang yang terlibat kepada pihak kepolisian.

"Nol toleransi bagi segala bentuk aksi kasar dan kekerasan di West Ham United. Kami adalah klub sepak bola inklusif," ujar juru bicara West Ham menanggapi kasus rasialisme yang menimpa Salah.

"Semua orang harus disambut dengan baik di Stadion London tanpa memandang usia, ras, agama, jenis kelamin, orientasi seksual dan lainnya," tambahnya

Kepolisian Inggris dikabarkan sudah melihat rekaman video tersebut dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.  Penangkapan pasti dilakukan apabila sudah mendapat informasi yang jelas tentang pelaku rasisme.

"Siapa pun yang menyaksikan perilaku tidak pantas selama pertandingan dianjurkan memberitahu kepada petugas keamanan atau kepolisian yang sedang bertugas. Sementara ini, belum dilakukan penangkapan karena petugas kami masih menyelidiki video tersebut," ujar salah satu perwakilan kepolisian. (Medcom/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya