Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH cukup lama Valencia tak lagi merasakan atmosfer panas pada partai final Copa del Rey. Tercatat musim 2007/2008 menjadi aksi terakhir Los Che, julukan Valencia, pada laga puncak turnamen antarklub Spanyol tersebut dan menjadi momen perayaan juara bagi mereka.
Peluang emas Valencia untuk mengulangi memori indah 11 tahun silam itu terbuka lebar saat hasil pengundian babak semifinal hanya mempertemukan mereka dengan Real Betis. Lawan yang relatif mudah jika dibandingkan dua kompetitor lain, Real Madrid dan Barcelona. Leg pertama semifinal akan digelar di Stadion Benito Villamarin, kandang Betis, dini hari nanti.
Menariknya Real Betis merupakan salah satu lawan yang dikalahkan Valencia pada Copa del Rey 2007/2008. Saat itu, kedua tim bertemu di babak 16 besar dan Valencia unggul dengan agregat 4-2.
Valencia yang ditangani Marcelino Garcia memang sedikit lebih unggul dalam rekor pertemuan melawan Betis. Valencia meraih dua kemenangan dan dua kali seri dalam lima pertarungan kedua tim. Adapun Verdiblancos, julukan Betis, hanya meramu satu kemenangan.
Penampilan Dani Parejo dan kolega pun saat ini sedang dalam tren positif setelah hanya menelan satu kekalahan dalam enam laga terakhir. Yang paling anyar, Los Che sukses menahan imbang juara bertahan Barcelona dengan skor 2-2 di Nou Camp.
Marcelino menyebut timnya lebih padu dan kuat karena telah melewati banyak masa sulit. Seperti diketahui, performa tim yang bermarkas di Mestalla itu naik-turun sepanjang 2018. Bahkan posisi Marcelino sebagai pelatih kepala pun sempat terancam.
“Kami melewati masa-masa sulit dan kami dari tim pelatih selalu gusar karena tuntutan pekerjaan, tapi kami lebih baik saat ini. Kami akan menjalani dua laga sulit. Meski demikian, kami inginkan kemenangan yang akan membawa kami ke final,” kata pelatih 53 tahun itu.
Valencia akan menurunkan skuat terbaiknya dalam laga ini, minus Mouchtar Diakhaby yang terkena sanksi larangan bermain. Marcelino pun tidak akan memaksakan kondisi pemain sayap andalannya, Goncalo Guedes, dalam laga ini. Pemain berpaspor Portugal itu sudah absen dari awal Desember 2018 lalu karena mengalami cedera pubalgia atau nyeri di area perut bawah.
“Semua dalam kondisi baik-baik saja. Jika seluruhnya berjalan normal, dia (Guedes) akan siap di pertandingan liga atau melawan Celtic di Liga Eropa,” imbuhnya.
Berjuang hingga akhir
Walau lebih diunggulkan, Valencia tidak bisa memandang sebelah mata Betis. Bermain di kandang, Betis dipastikan tidak akan menyerah begitu saja dari sang tamu.
Seperti Valencia, Betis yang ditangani Quiquen Setien juga mengantongi modal berharga yakni menaklukkan Atletico Madrid akhir pekan lalu. Betis menang dengan skor tipis 1-0 berkat gol semata wayang Sergio Canales dari titik putih. “Yang harus kami lakukan ialah berjuang hingga akhir. Memang kami tak memiliki kapasitas untuk memenangi semua pertandingan, tapi kami siap untuk menghadapi masa sulit yang akan datang,” jelas Setien.
Seperti halnya Valencia, Betis diprediksi tidak akan banyak mengubah komposisi tim utama. Hanya saja, Setien berpeluang memberikan debut bagi Jese Rod-riguez yang didatangkan dari Paris Saint-Germain (PSG) di bursa Januari lalu. (marca/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved