Upaya Balas Dendam Persija

Satria Sakti Utama
04/2/2019 03:00
Upaya Balas Dendam Persija
(ANTARA FOTO/Putra )

PERSIJA Jakarta akan memanfaatkan momen kualifikasi pertama Liga Champions Asia melawan Home United di Jalan Besar Stadium, Singapura, besok malam, untuk membalas dendam. ‘Macan Kemayoran’ memang memiliki memori buruk saat menghadapi klub asal Singapura tersebut.

Di Piala AFC zona Asia Tenggara tahun lalu, Persija gagal melewati hadangan Home United. Dalam dua laga semifinal, Persija menyerah 2-3 di laga tandang dan 1-3 saat menjadi tuan rumah.

Akan tetapi, situasi saat ini diharapkan jauh berbeda jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pascarehat kompetisi Liga 1 2018, Persija telah berlatih satu bulan penuh. Kehadiran pelatih baru Ivan Kolev juga diharapkan dapat membawa ambisi baru.

Permasalahan soal sejumlah pemain yang tidak dapat bermain di turnamen Asia ini juga telah terjawab. Persija meminjam dua pemain Madura United bek Jaimerson da Silva dan penyerang Alberto Goncalves untuk menutup celah tersebut.

Secara khusus, Beto, sapaan Goncalves, mengaku siap memberikan sumbangsih kepada Persija. Eks pemain Sriwijaya FC ini mengungkapkan akan bekerja sama penuh dengan bomber andalan Persija Marko Simic.

“Dia (Simic) pemain pintar. Saya yakin duet ini akan sukses. Saya bisa bantu Simic cetak gol, begitu sebaliknya. Waktu yang ada akan kita maksimalkan,” ungkap Beto.

Saat menghadapi Home United kali ini, Persija dalam tren positif setelah tak terkalahkan dalam tiga laga di Piala Indonesia. Terakhir, mereka bermain imbang melawan 757 Kepri Jaya di leg kedua babak 32 besar.

Di sisi lain, kekuatan Home United sedikit banyak akan berubah pascapergantian tampuk kepelatihan. Kursi juru taktik the Protector, julukan Home United, saat ini dipegang Saswadimata Dasuki yang merupakan asisten pelatih terdahulu Aidil Sharin.

Dasuki mengaku telah mempersiapkan timnya untuk menghadapi Persija. Ia pun meminta anak asuhnya menikmati pertandingan agar bermain lepas dan mampu menaklukkan sang juara Liga 1 2018 tersebut.

“Ini merupakan laga berat. Kami harus menikmati pertandingan dan berusaha memperlihatkan performa terbaik agar menang dan lolos fase selanjutnya,” kata pelatih 49 tahun ini.

Operator kompetisi
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto memastikan tidak terjadi pergantian operator kompetisi sepak bola di Indonesia musim 2019. PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih tetap yang memegangnya.

Pernyataan yang disampaikan Iwan tersebut mematahkan isu yang beredar bahwa akan ada operator baru untuk kompetisi sepak bola di Indonesia. Sebelumnya, ada rumor yang menyebutkan PT LIB tidak bakal jadi operator kompetisi.

Menurut Iwan, tak ada waktu lagi untuk mencari operator baru kompetisi. Karena itu, PT LIB tetap dipercaya meski ada beberapa petingginya memutuskan mundur dari jabatannya.

Glenn Sugita selaku komisaris PT LIB memilih melepaskan jabatannya. Terbaru, Berlinton Siahaan yang merupakan direktur utama di perusahaan tersebut mengambil langkah serupa.

“Tidak memungkinkan waktunya karena kompetisi harus mulai paling cepat 1 Mei, paling lambat 8 Mei. Jadi, kapan mereka mau cari sponsor kalau operator baru. PT LIB tetap menjadi ope­rator. Namun, ada pergantian direksi untuk peremajaan,” ucap Iwan. (Goal.com/





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya