Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PUPUS sudah impian Juventus untuk membuat sejarah dengan meraih treble musim ini. Kemalangan itu didapat setelah mereka tersingkir di ajang Coppa Italia.
Atalanta-lah yang memupus impian ‘si Nyonya Tua’. Dalam laga perempat final di Stadio Atleti Azzurri d’Italia, kemarin, Bianconeri dipermak 0-3.
Kekalahan itu bukan saja mengakhiri dominasi the Old Lady di ajang Coppa Italia yang selalu menjadi juara dalam empat musim terakhir, melainkan juga mengubur asa mereka untuk menyandingkan trofi itu dengan Seri A dan Liga Champions.
Saat ini, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan masih perkasa di Seri A dengan keunggulan 11 poin atas Napoli. Adapun di Liga Champions, Juve sudah memasuki fase babak 16 besar.
“Sulit menerima kenyataan seperti ini. Namun, ini ialah bagian dari sepak bola dan kami harus menerimanya. Ini bukan malam terbaik kami dan Atalanta bermain bagus. Mereka layak menang,” cetus gelandang Juve Sammy Khedira.
Sementara itu, meski kecewa, arsitek Juve, Massimiliano Allegri, mengaku tidak akan mengkritik para pemainnya. Sebabnya, mereka sudah berjuang keras sepanjang musim ini. “Saya tidak bisa mengkritik para pemain setelah semua yang telah mereka lakukan. Kami memang mengalami malam yang buruk dan kami harus dapat bereaksi.”
Para punggawa Bianconeri memang layak bersedih. Namun, kesedihan itu bukan hanya milik mereka, melainkan juga AS Roma.
Senasib dengan ‘si Nyonya Tua’, I Giallorossi juga harus merasakan pahitnya tersingkir dari Coppa Italia. Masalahnya ialah cara tersingkir I Lupi julukan lain AS Roma lebih memalukan lagi. Mereka dipermak Fiorentina 1-7 di Stadion Artemio Franchi. Ketujuh gol La Viola dalam laga itu dicetak Federico Chiesa (7’, 18’, 74’), Luis Muriel (33’), Marco Benassi (66’), dan Giovanni Simeone (79’, 89’), sedangkan Roma hanya bisa membalas satu gol lewat Aleksandar Kolarov (28’).
“Kami hanya bisa meminta maaf kepada para fan. Saya kesulitan menjelaskan apa yang terjadi karena ini ialah sebuah laga yang memalukan dan membuat frustrasi,” tegas arsitek Roma, Eusebio di Francesco.
Persoalannya ialah Roma bukan hanya kalah, penyerang mereka, Edin Dzeko, juga terancam sanksi lebih dari dua laga. Pasalnya, mantan pemain Manchester City itu dalam rekaman video diketahui telah meludahi wasit Gianluca Manganiello.
Balikkan keadaan
Dari ajang Copa del Rey, Barcelona sekali lagi membuktikan keperkasaannya. Raksasa Catalan itu sukses membalikkan defisit 0-2 dari hasil leg pertama menjadi keunggulan agregat 6-3.
Kesuksesan itu didapat Los Cules setelah menggilas Sevilla 6-1 pada leg kedua perempat final Copa del Rey di Camp Nou, kemarin. Hasil itu bukan saja membuka asa Barca untuk mempertahankan gelar, melainkan juga menjaga kans mereka merebut treble winners.
“Kami tahu kami berada pada posisi yang sulit sebelum pertandingan, tetapi kami membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin,” tegas gelandang Barca, Sergi Roberto. (AFP/Marca/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved