Ambisi Tinggi si Rubah di Kandang si Merah

(AFP/R-1)
30/1/2019 04:30
Ambisi Tinggi si Rubah di Kandang si Merah
(AFP)

WALAU harus melawat ke Anfield, kandang Liverpool, dalam lanjutan Liga Primer dini hari nanti, target tinggi tetap dipatok Leicester City. Klub berjuluk ‘si Rubah’ tersebut memiliki keyakinan membawa pulang hasil bagus dari markas ‘si Merah’.

Kemenangan atas dua anggota the Big Six, Chelsea dan Manchester City, yang menjadi dasar keyakinan tim besutan Claude Puel tersebut. Leicester sukses menekuk Chelsea 1-0 dan mempermalukan Manchester City dengan kemenangan 2-1.

Bagi Puel, hasil bagus di Anfield akan menjadi modal besar meng­a­rungi jadwal berat yang sudah menanti. Setelah Liverpool, ‘si Rubah’ akan menghadapi anggota the Big Six lainnya, yaitu saat menjamu Manchester United, Sabtu (2/2), dan melawat ke kandang Tottenham Hostpur, Minggu (10/2).     

“Tiga laga berikutntya akan menjadi tantangan fantastis bagi kami. Kami telah memperlihatkan diri mampu tampil bagus melawan tim kuat dan mampu meraih kemenangan. Saya berharap ini bisa terus berlanjut,” ungkap Puel.

Menurutnya, menghadapai lawan yang bagus justru menjadi pemicu penampilan luar biasa tim besutannya. Menurutnya, Jamie Vardy dan kolega justru lebih suka menghadapi tim-tim kuat karena mereka bisa menunjukkan kualitas yang dimiliki.

“Orang-orang berpikir kami tidak dapat memiliki kesempatan untuk memenangi poin, tetapi kami percaya diri. Saya berharap kami dapat memiliki kemungkinan menang atas Liverpool dan kemudian Manchester United di kandang. Saya harap kami dapat membuat mereka kesal,” tegas pelatih asal Prancis tersebut.

Namun, Leicester yang kini berada di peringkat ke-9, unggul 12 poin atas Cardiff yang berada di zona teratas degradasi, memiliki kelemahan di awal-awal laga. Kerap kali, gawang Leicester telah kebobolan saat laga baru berjalan beberapa menit.

“Kami memiliki beberapa kesulitan untuk memulai permainan. Yang paling penting ialah memiliki intensitas, fokus, dan konsentrasi yang tepat sejak awal pertandingan,” tegasnya.

Di kubu Liverpool, walau memiliki kekuatan lebih baik jika dibandingkan dengan tim tamu, tim besutan Juergen Klopp tersebut tidak bisa jemawa. Kekalahan dari Wolverhampton di ajang Piala FA beberapa waktu lalu menjadi pelajaran bagi ‘si Merah’ untuk tidak meremehkan lawan yang memiliki kekuatan di bawah mereka. (AFP/R-1)   





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya