Target Tinggi the Guardian Musim Depan

(Ant/Goal/Mln/R-3)
29/1/2019 04:15
Target Tinggi the Guardian  Musim Depan
(ANTARA FOTO/Sigid)

BHAYANGKARA FC masih belum juga menunjuk pelatih baru setelah juru taktik mereka sebelumnya, Simon McMenemy, ditunjuk PSSI untuk menukangi tim nasional. Meski begitu, manajemen tim berjuluk the Guardian itu sudah memberikan target tinggi kepada pelatih anyar mereka yang identitasnya baru akan diumumkan pada 1 Februari nanti.

“Kami memberikan target tinggi yaitu minimal merebut peringkat ketiga Liga 1 Indonesia 2019,” ujar Manajer Bhayangkara FC AKBP Sumardji.

Selain itu, Sumardji melanjutkan pihak klub juga menginginkan Bhayangkara menjadi juara di turnamen pramusim Piala Presiden 2019. Sumardji yakin sang pelatih dapat menunaikan target itu.

Pelatih anyar yang dipastikan dari luar negeri dianggap memiliki pengalaman karena sudah pernah berkecimpung di dunia sepak bola Indonesia. “Jadi adaptasinya tidak sulit. Kami merekrut pelatih yang menurut kami dapat membawa tim berprestasi,” tutur ­Sumardji.
Berbeda dengan Bhayangkara, Persib ­Bandung sudah jauh-jauh hari memilih pelatih. Meski begitu, pelatih Persib Miljan Radovic mengatakan masih akan terus memperbaiki segala kekurangan timnya. Hal tersebut dilakukan setelah ‘Maung Bandung’ ditahan tanpa gol oleh Persiwa Wamena pada leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia.

“Ini sepak bola. Sebelumnya kami punya 14 hari persiapan dan saya cukup senang karena bisa mengerti. Harus sabar dulu, step by step dan semua ada proses,” kata Radovic.

Senada dengan Persib, Bali United pun masih beradaptasi dengan pelatih baru mereka, Stefano Cugurra, eks pelatih Persija Jakarta. Bek muda ‘Serdadu Tridatu’julukan Bali United Made Andhika Wijaya menyebut pelatih asal Brasil tersebut tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan.

Coach Teco mengajarkan kami banyak hal, salah satunya bagaimana bermain dengan lebih pintar. “Tentunya hal tersebut membuat saya pribadi tidak cepat kehabisan stamina saat pertandingan,” kata Andhika.

Pada bagian lain, Manajer Madura United Haruna Sumitro mengaku sudah belajar dari kegagalan Sriwijaya FC. Itu sebabnya mereka sudah berhitung dalam melakukan transfer pemain. (Ant/Goal/Mln/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya