City Jangan Berhenti Berlari

Achmad Maulana
29/1/2019 02:15
City Jangan Berhenti Berlari
( Oli SCARFF / AFP)

TIDAK ada waktu bagi klub-klub Inggris untuk berleha-leha, terutama bagi mereka yang masih ambil bagian di semua kompetisi. Salah satunya Manchester City.

Setelah sukses melibas Burnley 5-0 di ajang Piala FA pekan lalu, tim besutan Pep Guardiola itu sudah dinanti Newcastle United.  The Citizen akan bertandang ke kandang the Magpies di St James’ Park dalam lanjutan Liga Primer Inggris, dini hari nanti WIB.

Di atas kertas, dengan skuat yang mereka miliki, sejatinya the Citizen tidak akan kesulitan melewati hadangan the Toon Army julukan lain Newcastle. Persoalannya ialah lebih pada kebugaran para punggawa City.

Padahal laga itu sangat penting bagi Sergio Aguero dan kawan-kawan untuk terus memepet pemuncak klasemen Liverpool.

Saat ini City masih ada di posisi kedua klasemen dengan 56 poin dari hasil 23 laga, atau terpaut empat poin dari Liverpool.

Artinya, jika mereka bisa mengatasi Newcastle, selisihnya tinggal satu angka dan itu bisa memberi tekanan bagi ‘si Merah’ yang baru bertanding keesokan harinya melawan Leicester City.

“Seperti saya sering katakan, dengan empat kompetisi yang Anda ikuti di liga ini, Anda berarti harus bertanding setiap tiga hari, tanpa istirahat. Secara mental dan fisik itu tentu berpengaruh bagi pemain. Padahal kami sangat membutuhkan tenaga mereka,” cetus Guardiola.

Di sisi lain, the Magpies juga sangat berkepentingan dengan laga nanti untuk mengerek posisi mereka. Untuk sementara, tim besutan Rafael Benitez itu masih tercecer di urutan ke-17 dengan 21 poin atau unggul dua poin dari tim zona degradasi.

“Tentu itu bukan lawan yang mudah, tetapi kami akan berjuang menjaga kehormatan kami di depan para suporter,” tegas Benitez.

Sementara itu, Manchester United akan mencoba melanjutkan performa impresif mereka di bawah besutan Ole Gunnar ­Solskjaer saat menjamu Burnley. Sejak diambil alih Solskjaer, ‘Setan Merah’ sukses memetik delapan kemenangan beruntun di semua kompetisi.

“Sejak hari pertama, dia ­(Solskjaer) mengatakan kami harus berusaha mengontrol pertandingan, tetapi itu kadang sulit. Terkadang kami harus bertahan seperti ketika melawan Arsenal,” kata gelandang MU, Ander Herrera.

Kembali terdepak
Pada bagian lain, arsitek Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino meminta para pemainnya untuk segera bangkit setelah tersingkir dari ajang Piala FA. Spurs kehilangan dua kans juara dalam waktu empat hari setelah terdepak dari ajang Piala Liga dan Piala FA.

“Tentu kami kecewa setelah kami kandas di Piala Liga dan hari ini (kemarin) kalah di Piala FA. Akan tetapi, sekarang kami harus bersikap positif. Kami masih berlaga di dua kompetisi. Dalam posisi bagus di Premier League dan Liga Champions ialah motivasi yang masif untuk seluruh klub. Kami harus kuat,” ujar Pochettino.

Kontras dengan Spurs, klub asal London lainnya, Chelsea, melenggang ke babak kelima Piala FA setelah menundukkan Sheffield Wednesday 3-0 di Stamford Bridge. (AFP/BBC/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya